BANJAR, RADARTASIK.ID – Pengurus Cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengcab PASI) Kota Banjar menanggapi terkait Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjar.
“Kami telah berusaha maksimal pada BK Porda hingga lolos ke Porprov, memandang perlu adanya transparansi anggaran,” ucap Ketua Pengcab PASI Kota Banjar Aan Setiana, Rabu 2 September 2026.
Diakuinya, saat ini ketersediaan anggaran minim dari pemerintah seyogyanya dapat dikelola dengan bijak dan berdasar pada azas keterbukaan.
Baca Juga:PGRI Kota Banjar Ingatkan Guru Agar Tak Terjebak Pinjaman Ilegal dan JudolDorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan Provinsi
Selain itu, perlu adanya komunikasi serta menjunjung tinggi nilai musyawarah mufakat dalam proses Musorkot KONI Banjar.
“Peran instrumen pemerintah dalam hal ini Kadispora selaku PPK dana hibah, perlu mempertegas peran dan fungsinya terhadap penerima hibah dalam hal ini KONI,” jelasnya.
Menurutnya, perhatian dari sisi kebijakan kepala daerah, baik anggaran maupun sisi politis dapat ditingkatkan secara signifikan.
“Jangan sampai status penerima penghargaan tata kelola keuangan (WTP) malah dipertanyakan hanya karena dana hibah yang tidak terkelola dengan bijak,” tegasnya.
Meski begitu, pihaknya menyampaikan selamat kepada pengurus KONI periode 2026-2030 semoga olah aga di Kota Banjar semakin maju dan berkembang dalam ranah keterbukaan.
“Sportivitas adalah kunci, dan keterbukaan juga sangat berarti demi kemajuan olahraga di Kota Banjar,” ujarnya.
Sebelumnya, Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) VI Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjar pada Sabtu 29 Agustus 2026 sempat diwarnai aksi walk out (lepas barisan).
Baca Juga:Alasan Walk Out Musorkot KONI Kota Banjar Diungkap, Sentil TransparansiPemkot Banjar Bergerak, Tangani Warga Sakit-sakitan Tak Dapat Bantuan
Aksi tersebut, dilakukan sepuluh cabang olahraga (cabor) dan sekaligus mempertanyakan terkait keabsahan hasil akhir Musorkot.
Tidak hanya pengurus cabor, tapi dua pimpinan sidang pleno Musorkot KONI Kota Banjar juga ikut memilih walkout dan meninggalkan ruangan. (Anto Sugiarto)
