Siapa Nick Woltemade? Raksasa Tidur dari Jerman yang Ingin Diboyong Juventus di Hari Terakhir Bursa Transfer 

Nick Woltemade
Nick Woltemade  Foto: Tangkapan layar Instagram@nickwoltemade 
0 Komentar

“Adaptasinya sangat positif. Pindah ke negara lain dengan gaya sepak bola yang berbeda tidak pernah mudah. Dia sudah mencetak gol, dia senang di kota ini, dan situasinya sangat baik untuk semua orang,” kata Nagelsmann.

Sayangnya, performa tersebut tidak bertahan lama.

Setelah periode awal yang menjanjikan, Woltemade mulai kehilangan konsistensi.

Ia hanya mencetak tiga gol dalam 13 pertandingan Premier League terakhirnya pada 2025.

Salah satu momen paling buruk terjadi ketika ia mencetak gol bunuh diri dalam derbi Tyne-Wear melawan Sunderland.

Kesalahan tersebut membuat Newcastle kalah 0-1 di Stadium of Light.

Baca Juga:Tinggalkan Al-Hilal, Karim Benzema Gantung Sepatu?Bangkit dari Kubur Setelah Gabung Lazio, Frattesi Ungkap Alasan Tinggalkan Inter Milan

Woltemade mencoba menghalau umpan silang dari kanan, tetapi salah memperkirakan arah bola sehingga sundulannya justru melewati kiper Newcastle, Aaron Ramsdale.

Namun, legenda Newcastle, Alan Shearer, justru menyoroti persoalan yang lebih besar.

Shearer menilai masalah utama Woltemade bukan hanya kesalahan tersebut, tetapi kemampuannya melakukan pressing.

“Secara teknis dia bagus, tetapi pada hari Minggu dia tidak bagus. Masalahnya adalah dia tidak tahu cara melakukan pressing,” kata Shearer dalam podcast Rest is Football.

Menurut Shearer, permainan Newcastle di bawah Howe membutuhkan intensitas tinggi dan pressing agresif. Woltemade dianggap belum mampu memberikan energi yang dibutuhkan sistem tersebut.

“Dia tidak memiliki energi atau kecepatan yang hebat, tetapi dia memiliki kekuatan lain. Kesuksesan Newcastle di bawah Howe didasarkan pada intensitas tinggi dan pressing, yang tidak dia berikan,” paparnya.

Kritik semakin meningkat karena Newcastle saat itu mengalami periode sulit.

Pada pertengahan Desember, Newcastle berada di posisi ke-12 Premier League, tertinggal empat poin dari Sunderland dan 14 poin dari Arsenal yang memimpin klasemen.

Woltemade pun mulai menjadi sasaran kritik akibat mahalnya biaya transfer.

Woltemade sempat memberikan respons terbaik ketika Newcastle menghadapi Chelsea.

Baca Juga:AS Roma Kebut Datangkan Luiz Henrique Sebelum Bursa Transfer Ditutup: Layangkan Tawaran Pinjaman Rp100 MiliarPemain Inter Terlalu Sering Buang Peluang Emas Saat Kalahkan Cagliari, Jurnalis Italia: Ini Bukan Salah Chivu

Ia mencetak dua gol dalam hasil imbang 2-2 dan kembali mendapatkan dukungan dari para penggemar.

“Saya harus menghadapi gol bunuh diri. Itu bisa terjadi dalam sepak bola, itu bagian dari permainan. Sekarang saya telah mencetak dua gol dan saya ingin terus seperti ini,” kata Woltemade setelah pertandingan.

0 Komentar