Siapa Nick Woltemade? Raksasa Tidur dari Jerman yang Ingin Diboyong Juventus di Hari Terakhir Bursa Transfer 

Nick Woltemade
Nick Woltemade  Foto: Tangkapan layar Instagram@nickwoltemade 
0 Komentar

“Saya ingin mencetak gol untuk mengucapkan terima kasih. Saya merasa percaya diri hari ini, juga berkat para penggemar yang mendukung saya,” lanjutnya.

Sayangnya, performa tersebut tidak menjadi titik balik.

Dalam 19 pertandingan liga berikutnya, Woltemade hanya mencetak satu gol. Ia juga beberapa kali kehilangan posisi sebagai starter di bawah Howe.

Menariknya, Anthony Gordon justru menjadi salah satu pesaing utama Woltemade.

Howe beberapa kali mencoba menempatkan Woltemade lebih ke lini tengah dan Gordon sebagai penyerang. Eksperimen tersebut bahkan sempat memberikan hasil positif.

Baca Juga:Tinggalkan Al-Hilal, Karim Benzema Gantung Sepatu?Bangkit dari Kubur Setelah Gabung Lazio, Frattesi Ungkap Alasan Tinggalkan Inter Milan

Namun, Woltemade terlihat kurang nyaman ketika harus menjalankan peran sebagai gelandang nomor delapan.

Howe sebenarnya masih melihat potensi besar dalam diri Woltemade.

“Kami selalu memandang Nick sebagai pemain nomor sembilan. Permainan terbaiknya datang dari posisi awal di depan lalu bergerak lebih dalam. Dia membuat saya terkesan,” kata Howe.

Persoalannya, sistem 4-3-3 Newcastle tidak selalu memberikan ruang ideal bagi karakter permainan Woltemade.

Sebagai penyerang tengah, ia memiliki keunggulan dalam duel udara, ukuran tubuh, teknik, dan kemampuan mencetak gol.

Namun, ia masih dianggap terlalu lambat dalam mengambil keputusan ketika menguasai bola maupun saat melakukan pergerakan tanpa bola.

Dalam kekalahan 1-3 Newcastle dari Manchester City di Piala FA, misalnya, Woltemade hanya mencatat 28 sentuhan, sembilan operan, dan memenangkan dua tekel sebelum ditarik keluar.

Situasi tersebut memperlihatkan kesulitan Woltemade ketika dimainkan lebih dalam.

Di Liga Champions menghadapi Barcelona, ketika Anthony Gordon absen karena sakit, Newcastle bahkan memilih menggunakan Osula sebagai penyerang.

Baca Juga:AS Roma Kebut Datangkan Luiz Henrique Sebelum Bursa Transfer Ditutup: Layangkan Tawaran Pinjaman Rp100 MiliarPemain Inter Terlalu Sering Buang Peluang Emas Saat Kalahkan Cagliari, Jurnalis Italia: Ini Bukan Salah Chivu

Hal itu menjadi indikasi bahwa Howe belum sepenuhnya mempercayai Woltemade sebagai pilihan utama di lini depan.

Padahal, sebelumnya Newcastle berharap pramusim penuh dapat membantu pemain Jerman tersebut beradaptasi dengan lebih baik.

Targetnya sederhana: membuat Woltemade lebih cepat melepaskan diri dari penjagaan lawan, memaksimalkan kekuatan fisiknya, serta memanfaatkan keunggulannya dalam menyambut umpan silang dan bola mati.

Namun, rencana tersebut tidak sepenuhnya berhasil.

Woltemade akhirnya menutup musim dengan delapan gol dalam 33 penampilan Premier League.

Catatan tersebut tentu tidak buruk secara mutlak, tetapi jauh dari ekspektasi terhadap pemain yang dibeli dengan harga €85 juta.

0 Komentar