Fiskal Pemkot Tasikmalaya Terbatas, Diky Candra Jadi “Makelar Surga” Jembatani Bantuan Komeng dan Lola

Diky Candra jembatani bantuan Komeng dan Lola
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra saat menghadiri santunan anak yatim dan sunatan massal IKM di Kompleks Perusahaan Tahu Putra Laksana, Kecamatan Mangkubumi, Selasa (1/9/2026). istimewa for radartasik.id 
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Keterbatasan fiskal Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya membuat ruang pemerintah untuk membantu berbagai kegiatan masyarakat semakin terbatas.

Namun, kondisi tersebut tak lantas membuat kegiatan sosial berhenti.

Ikatan Kyai Muda (IKM) Kota Tasikmalaya justru tetap menggelar santunan anak yatim dan sunatan massal di Kompleks Perusahaan Tahu Putra Laksana, Kampung Karangpawitan, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Selasa (1/9/2026).

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan acara yang digelar secara gotong royong dan patungan tersebut.

Baca Juga:Tak Sekadar Modal Berani! Ini Syarat Calon Ketua Gapensi Kota Tasikmalaya 2026-2031Cosmo JNE FC Bidik Prestasi di Liga Futsal Profesional 2026/2027, Dua Pemain Brasil Jadi Suntikan Kekuatan

Menurut Diky, di tengah kondisi fiskal Pemkot Tasikmalaya saat ini, pemerintah memang tidak bisa leluasa membantu seluruh kegiatan masyarakat.

“Kami tidak dapat berbuat banyak dengan kondisi saat ini. Tapi Alhamdulillah ada bantuan dari anggota DPD RI Pak Komeng dan anggota DPR RI Komisi III Ibu Lola Nelria Oktavia,” ujar Diky kepada wartawan.

Diky mengaku turut menjembatani komunikasi agar bantuan dari kedua legislator tersebut dapat diberikan untuk mendukung kegiatan IKM.

Ia bahkan menyebut dirinya sebagai “makelar surga” lantaran ikut menjadi penghubung bantuan untuk kegiatan sosial tersebut.

“Saya tadi kirim foto dan video kegiatannya ke beliau. Alhamdulillah ada bantuan. Besar kecilnya sangat relatif. Namun kepedulian para anggota DPD dan DPR RI yang jauh di sana, masih ada kepada warga Kota Tasikmalaya,” terangnya.

“Saya hanya makelar, makelar surga untuk kegiatan IKM. Mudah-mudahan membantu,” sambung Diky.

Menurutnya, besaran bantuan bukan menjadi persoalan utama. Yang lebih penting adalah adanya kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:BPR Siliwangi Bidik 250 Nasabah Baru dan Kredit Rp4 Miliar, UMKM Jadi AndalanKasus Curanmor di Tasikmalaya Dibongkar Polisi! 18 Kasus Terungkap, 14 Motor Disita

Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah daerah, dukungan dari berbagai pihak, kata Diky, menjadi salah satu bentuk gotong royong yang dapat membantu kegiatan sosial masyarakat tetap berjalan.

Sementara itu, kehadiran Diky Candra dalam kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari warga dan jamaah yang hadir.

Beberapa kali Diky bahkan harus berhenti lantaran diminta warga untuk berswafoto bersama.

Bagi Diky, momen tersebut bukan sekadar soal foto bersama. Ia menganggap interaksi sederhana dengan warga sebagai bagian dari berbagi kebahagiaan.

0 Komentar