Jurnalis Italia Ungkap Penyebab Kean Mangkir Latihan: Fiorentina Plin-Plan? 

Moise Kean
Moise Kean Foto: Tangkapan layar Instagram@seriea
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Drama transfer Moise Kean menuju Como semakin memanas.

Setelah penyerang Fiorentina tersebut tidak hadir dalam sesi latihan, muncul berbagai spekulasi mengenai alasan di balik sikapnya.

Jurnalis Italia Lorenzo Di Benedetto memberikan sudut pandang berbeda. Dalam kolom editorialnya di Tuttomercatoweb, ia menilai persoalan Kean tidak bisa hanya dilihat dari tindakan sang pemain yang mangkir latihan.

Baca Juga:Luciano Moggi: Juventus Tak Lagi Membuat Lawan Takut, Justru Mereka yang Merasa TakutDaftar Pemain Incaran AC Milan untuk Gantikan Leao: Dari Alvyn Sanches hingga Ethan Nwaneri

Menurut Di Benedetto, memang tidak ada pembenaran atas keputusan Kean untuk tidak menghadiri latihan.

Akan tetapi, Fiorentina juga dinilai memiliki andil dalam menciptakan situasi yang sekarang berkembang menjadi konflik.

“Kean memang salah karena tidak hadir dalam latihan dan akan mendapatkan denda. Tetapi bukan dia yang meminta untuk dijual,” tulis Di Benedetto.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena sebelumnya muncul kesan bahwa Kean merupakan pihak yang secara aktif ingin meninggalkan Fiorentina.

Padahal, menurut Di Benedetto, situasinya jauh lebih rumit.

Beberapa pekan lalu, Fiorentina disebut telah menyatakan bahwa Kean tidak masuk daftar pemain yang akan dijual.

Klub bahkan sempat menegaskan bahwa penyerang kelahiran 2000 tersebut merupakan bagian dari proyek mereka.

Akan tetapi, situasi kemudian berubah.

Fiorentina mulai membuka kemungkinan mencari pembeli untuk Kean.

Como datang dengan tawaran sekitar 40 juta euro atau Rp800 miliar, terdiri dari 35 juta euro atau Rp700 miliar sebagai biaya tetap dan 5 juta euro atau Rp100 miliar dalam bentuk bonus.

Baca Juga:Rafael Leao Selangkah Lagi Gabung Galatasaray: Ditawari Paket Gaji Hingga Rp240 MiliarComo Tawar Moise Kean Rp800 Miliar, Paratici: Fiorentina Tak Perlu Jual Pemain

Proposal tersebut memang belum sesuai sepenuhnya dengan keinginan Fiorentina, tetapi cukup dekat dengan angka yang mereka tetapkan.

Menurut Di Benedetto, perubahan sikap tersebut menjadi salah satu pemicu kekacauan yang terjadi sekarang.

“Fiorentina beberapa pekan lalu, setidaknya secara verbal, telah mengeluarkannya dari pasar. Tetapi kemudian mereka kembali mencari pembeli,” tulisnya.

Como akhirnya bergerak, tetapi tidak memberikan angka yang sejak awal diharapkan Fiorentina. Negosiasi pun berkembang menjadi situasi yang semakin rumit.

Di tengah proses tersebut, Kean justru menjadi pemain yang paling disorot setelah tidak hadir dalam sesi latihan.

Di Benedetto menegaskan bahwa tindakan Kean tidak bisa dibenarkan.

Kean seharusnya tetap hadir dalam latihan dan menjalankan kewajibannya sebagai pemain Fiorentina. Karena itu, keputusan klub untuk memberikan sanksi berupa denda dianggap wajar.

0 Komentar