TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – PGRI Kecamatan Cibeureum menggelar Gateball Championship di kawasan Gunung Kialir, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Senin (24/8/2026). Kejuaraan yang diikuti delapan ranting PGRI se-Kota Tasikmalaya ini digelar sebagai bagian dari kegiatan memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga antarranting, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan dan silaturahmi di antara para guru. Melalui pertandingan gateball, para peserta juga diajak menjaga kebugaran sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas.
“Kejuaraan ini menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kebersamaan, kesehatan, dan semangat sportivitas di kalangan anggota PGRI. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para guru untuk berolahraga sekaligus mempererat tali silaturahmi,” ujar perwakilan panitia, Agung.
Baca Juga:Muktamar NU Ke-35: Kembali ke Pesantren, Menjaga Marwah, Memperluas KhidmahPrabowo, KDM (part 10): Ketika Kader Mulai Memiliki Gravitasi Politik Sendiri
Ia menambahkan, pemilihan gateball sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan bukan tanpa alasan. Olahraga ini tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga membutuhkan strategi, konsentrasi, komunikasi, dan kekompakan antarpemain.
Karakter tersebut dinilai selaras dengan nilai yang dibangun dalam organisasi PGRI, terutama dalam hal kebersamaan dan kerja sama antaranggota. Karena itu, pertandingan tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pemenang, tetapi juga menciptakan ruang interaksi antarguru dari berbagai ranting dalam suasana yang lebih santai dan sportif.
Antusiasme peserta pun dinilai cukup tinggi. Hal itu, kata Agung, terlihat dari semangat para guru sejak tahap persiapan hingga mengikuti pertandingan. Gateball dinilai menjadi salah satu olahraga yang menarik bagi anggota PGRI karena dapat dimainkan secara bersama-sama dan mengutamakan kerja sama tim.
Ke depan, pihaknya berharap turnamen ini tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi tahunan. Panitia membuka peluang agar gateball dapat dikembangkan melalui pembinaan yang lebih berkelanjutan di lingkungan PGRI.
“Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk melakukan pembinaan dan mencari bibit-bibit atlet gateball dari kalangan anggota PGRI. Jika pembinaan berjalan baik, kami juga berharap dapat mempersiapkan tim terbaik untuk mengikuti kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Fitriah Widayanti)
