PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Seorang peternak di Dusun Sindangsari Blok Sidaharja Desa SIndangwangi Kecamatan Padaherang menjadi korban pencurian, Rabu (26/8/2026). 7 ekor domba yang ditempatkan di kandang raib dalam semalam.
Aksi pencurian tersebut baru diketahui pagi hari saat Tanyo, pemiliknya, mendapati pintu kandang sudah terbuka. Saat dicek ke dalam kandang, kondisinya sudah kosong tanpa satu pun domba. “Pintu kandang sudah terbuka dan tidak ada satu ekorpun yang tersisa,” jelasnya.
Menurutnya aksi pencurian tersebut kemungkinan terjadi pada dini hari, ketika dia dan istrinya sudah tertidur. Pasalnya sampai tengah malam, dia tidak mendengar ada hal mencurigakan.
Baca Juga:Kondusivitas Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Kadin Kota Tasikmalaya Minta Masyarakat Bijak Menyikapi InformasiJenggot Putih Yanto Oce!
“Karena waktu pulang jam 12.00 WIB dari warung, tidak terdengar suara yang mencurigakan dari arah kandang,” ujarnya.
Ada pun ternak yang hilang yakni 7 ekor domba yang sebelumnya dia tempatkan di kandang tersebut. Terdiri dari 1 ekor domba jantan berukuran besar, 2 ekor bibitan, 2 derean dan 2 anakan.
Tanyo mengatakan bahwa malam tersebut tidurnya cukup pulas dan tidak mendengar ada suara aneh yang mengindikasikan aksi pencuri. “Kami tertidur pulas, rasanya seperti disirep (dihipnotis), padahal jarak kandang ke rumah kami sangat dekat,” ujarnya.
Disinggung soal kerugian, Tanyo mengaku belum sempat memastikan harga pasaran domba yang hilang. Dia cukup syok karena Ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi korban pencurian ternak. “Ini baru pertama kali kejadian disini, ” jelasnya. (Deni Nurdiansah)
