“Untuk bisa berangkat ke event besar skala nasional tersebut, mereka berlatih secara maksimal selama kurang lebih empat bulan lamanya. Selain itu, mereka juga harus berjuang menurunkan serta menjaga berat badan agar bisa tetap bertahan pada kategori kelas yang dipertandingkan,” katanya.
Adi bersyukur seluruh atlet yang berangkat mampu mempersembahkan medali meskipun tidak semuanya meraih emas.
“Alhamdulillah hasil yang diberikan semua atlet yang berangkat ke Kejurnas ini bisa membawa medali. Kendatipun tidak semua bisa meraih medali emas, tentunya itu merupakan bukti dari hasil kerja keras mereka serta tim pelatih yang menggembleng mereka sebelum keberangkatan.” jelasnya.
Baca Juga:Gelorakan Gerakan Langit Biru, Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Bersihkan Jalan dan Tanam Puluhan PohonPangdam III/Siliwangi Terima Kunjungan Paskibraka Jawa Barat 2026
Hasil Kejurnas di Kota Bekasi menjadi bahan evaluasi sekaligus modal Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Tasikmalaya untuk menghadapi Porprov XV Jabar 2026 yang dijadwalkan berlangsung awal November mendatang.
Pengurus dan jajaran pelatih akan mengevaluasi penampilan seluruh atlet, termasuk aspek teknik, fisik, mental, dan strategi pertandingan. Intensitas latihan juga akan ditingkatkan sebelum memasuki program training center (TC) bagi atlet yang diproyeksikan memperkuat Kabupaten Tasikmalaya di Porprov XV Jabar.
Salah satu atlet yang menunjukkan performa kuat adalah Satrio Bayu Sakti. Turun di kelas 60 kilogram, Satrio harus menjalani tiga kali pertarungan.
Dua pertandingan awal berhasil dimenangkannya melalui TKO, masing-masing pada ronde pertama dan kedua. Namun, pada pertandingan terakhir, Satrio harus mengakui keunggulan lawannya melalui perolehan poin sehingga harus puas dengan medali perak.
“Pada event ini, saya mohon maaf hanya mampu mempersembahkan medali perak. Meskipun telah berusaha sekuat tenaga, namun hasil akhir itulah yang mampu saya berikan,” ujar Satrio.
Meski belum meraih emas, capaian tersebut menunjukkan konsistensi Satrio dalam menjalani persaingan hingga pertandingan terakhir.
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, mengapresiasi pencapaian para atlet Muaythai Kabupaten Tasikmalaya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang disiplin dan tidak datang secara instan.
Baca Juga:Pendidikan Politik Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya, Perkuat Kader hingga Tingkat RantingRoad To Semarak Kemerdekaan Siliwangi 2026 Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Nana mengaku melihat langsung bagaimana para atlet menjalani latihan keras untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental selama berada di camp pelatihan.
