376 Guru TKA, TPA, dan PAUDqu di Kota Tasikmalaya Ikuti P2KG

P2KG guru Tasikmalaya
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, saat menghadiri acara P2KG, Rabu (19/8/2026). (IST)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebanyak 376 guru Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan PAUDqu se-Kota Tasikmalaya mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Guru (P2KG) yang digelar DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tasikmalaya di Gedung Dakwah Islamiyah, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajarkan Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter anak usia dini. Peserta mendapatkan materi tentang pembelajaran Al-Qur’an, pedagogik, serta metode mengajar yang disesuaikan dengan perkembangan anak.

Ketua BKPRMI Kota Tasikmalaya, Nuki Anwar Sidiq, mengatakan peningkatan kompetensi guru perlu dibarengi dengan perhatian terhadap kesejahteraan mereka. Pemerintah, kata dia, telah memutuskan menaikkan insentif bagi guru TKA, TPA, dan PAUDqu dari Rp600 ribu menjadi Rp650 ribu per tahun.

Baca Juga:SMAN 2 Kota Tasikmalaya Raih Gelar Juara AXIS Nation Cup 2026Tiga Siswa MAN 1 Tasikmalaya Terpilih Jadi Paskibraka Jabar dan Kabupaten

“Semula Rp600 ribu per tahun, sekarang menjadi Rp650 ribu per tahun. Ini sudah diputuskan dan tinggal menunggu pencairan,” jelasnya.

Nuki mengatakan kenaikan tersebut merupakan kelanjutan dari kebijakan peningkatan insentif pada pemerintahan sebelumnya. Pada masa kepemimpinan Wali Kota H Syarif, insentif guru TKA dan TPA sebesar Rp300 ribu per tahun. Besaran itu kemudian naik menjadi Rp600 ribu pada masa Wali Kota H Budi Budiman dan kini menjadi Rp650 ribu.

Meski belum diterima guru, Nuki memastikan kenaikan tersebut sudah memiliki kepastian dan rencananya dicairkan pada akhir Agustus 2026. Menurutnya, pencairan insentif biasanya dilakukan menjelang atau saat bulan Ramadan.

“Memang belum diterima saat ini. Tapi setidaknya ada kepastian. Rencananya akan dicairkan akhir Agustus 2026,” tambahnya.

Nuki berharap kenaikan insentif tersebut menjadi awal dari perhatian yang lebih besar terhadap kesejahteraan guru ngaji dan pendidik PAUDqu. Dukungan tersebut dinilai penting agar para guru tetap bersemangat dalam mendidik anak-anak.

Ia juga berharap P2KG berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Kota Tasikmalaya.

“Dengan kompetensi yang meningkat, diharapkan lulusan TKA/TPA dan PAUDqu di Tasikmalaya semakin berkualitas, hafalannya bagus, akhlaknya baik, dan siap jadi generasi penerus,” ujarnya.

0 Komentar