Ia juga dapat ditempatkan di sisi kiri dengan Christian Pulisic beroperasi di area sebelahnya.
Sementara itu, Gonçalo Ramos diproyeksikan menjadi penyerang tunggal di lini depan.
Kombinasi tersebut memberikan Amorim beberapa alternatif dalam membangun serangan, terutama ketika Milan membutuhkan pemain yang mampu bergerak di antara lini pertahanan lawan.
Baca Juga:Pakar Bursa Transfer Ramal Tiga Pemain Akan Dipaksa Tinggalkan AC MilanEndrick Tolak Permintaan Cardinale Gabung AC Milan
Menariknya, Moreira juga datang ke Milan melalui agen Jorge Mendes. Agen asal Portugal tersebut memiliki hubungan kuat dengan proyek baru Rossoneri.
Sebelumnya, Mendes terlibat dalam proses kedatangan Ruben Amorim serta transfer Gonçalo Ramos dari Paris Saint-Germain.
Kini, Moreira menjadi tambahan penting lainnya dalam proyek AC Milan era Amorim. Dengan investasi yang dapat menembus Rp1,3 triliun, tekanan terhadap pemain Belgia tersebut tentu cukup besar.
Moreira tidak hanya dituntut membuktikan kualitasnya secara individu, tetapi juga harus menunjukkan bahwa AC Milan mengambil keputusan tepat dengan mengeluarkan dana besar untuk membawanya dari Strasbourg ke San Siro.
Jika mampu beradaptasi dengan cepat terhadap sepak bola Italia dan sistem Amorim, Moreira berpeluang menjadi salah satu pemain penting dalam proyek jangka panjang Milan hingga 2031.
