Sebelumnya, muncul pula gagasan pertukaran pemain antara Milan dan Juventus yang melibatkan Fofana dan Nico Gonzalez.
Juventus memiliki Nico Gonzalez yang masa depannya di Turin tidak pasti, sementara Milan membutuhkan pemain kreatif untuk mengisi sektor serang di belakang Gonçalo Ramos.
Jika kedua klub serius mengembangkan ide tersebut, pertukaran Fofana-Nico Gonzalez bisa menjadi solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.
Baca Juga:John Elkann: Juventus Masih dalam Proses Rekonstruksi, tetapi Targetnya Tetap Juara Minim Menit Bermain di AC Milan, Agen Samuele Ricci Lakukan Kontak dengan Como
Namun, sampai saat ini, gagasan tersebut masih sebatas kemungkinan dan belum berubah menjadi kesepakatan resmi.
Nama Samuele Ricci juga berada dalam situasi yang tidak jauh berbeda.
Ricci baru bergabung dengan Milan pada musim panas 2025 dari Torino dengan nilai transfer sekitar €23 juta atau Rp460 miliar dan masih memiliki kontrak jangka panjang hingga 2029 dengan opsi perpanjangan.
Sayangnya, musim pertamanya di San Siro berjalan kurang sesuai harapan.
Ricci mencatatkan sekitar 31 penampilan di Serie A, tetapi sebagian besar tidak sebagai starter.
Persaingan di lini tengah dengan pemain seperti Luka Modric, Adrien Rabiot, Ardon Jashari dan Ruben Loftus-Cheek membuatnya kesulitan mendapatkan tempat utama.
Situasi tersebut membuat Como mulai tertarik.
Klub yang ditangani Cesc Fabregas itu dinilai bisa memberikan Ricci kesempatan bermain lebih besar sekaligus menjadi lingkungan yang ideal bagi perkembangannya.
Agen Ricci bahkan telah melakukan kontak dengan pihak Como.
Milan tidak menutup kemungkinan melepasnya, tetapi Rossoneri tidak ingin menjual sang gelandang dengan harga murah setelah mengeluarkan sekitar €23 juta atau Rp460 miliar untuk merekrutnya dari Torino.
Baca Juga:Siapa Diego Moreira? Pemain Termahal Kedua dalam Sejarah AC Milan Gasperini Butuh Amunisi Baru, AS Roma Lakukan Serangan Terakhir di Bursa Transfer
Selain Fofana dan Ricci, nama Santiago Gimenez juga disebut Moretto sebagai pemain yang siap meninggalkan Milan.
Gimenez sempat diproyeksikan menjadi salah satu penyerang penting Rossoneri. Namun, kedatangan Gonçalo Ramos mengubah peta persaingan di lini depan.
Milan kini memiliki beberapa pilihan ofensif, sementara Ruben Amorim membutuhkan struktur skuad yang lebih ramping dan sesuai dengan sistemnya.
Jika ada tawaran yang dianggap menguntungkan, kepergian Gimenez bisa menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan manajemen.
Situasi tersebut juga berkaitan dengan strategi finansial Milan. Setelah mengeluarkan dana besar untuk Moreira dan sejumlah pemain lainnya, klub perlu memastikan neraca skuad tetap sehat.
