RADARTASIK.ID – Rencana AS Roma mendatangkan Rodrigo Mora dari FC Porto menemui jalan terjal.
Transfer yang sempat terlihat hampir rampung tersebut kini justru berada di ambang kegagalan setelah klub Portugal mengubah persyaratan terkait kewajiban pembelian dalam skema peminjaman.
Situasi tersebut membuat optimisme di kubu Giallorossi menurun drastis.
Rodrigo Mora masih berstatus pemain Porto dan belum ada kesepakatan final yang memungkinkan gelandang serang berusia 19 tahun itu pindah ke Italia.
Baca Juga:Amorim Buka Peluang AS Roma Barter Pemain dengan AC Milan: Soule Tukar Guling dengan NkunkuTijjani Reijnders Gabung Al Qadsiah, AC Milan Dapat Uang Kaget Rp280 Miliar
Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, sebelumnya menjadikan Mora sebagai salah satu target penting untuk memperkuat sektor sayap dan lini serang.
Sayangnya, perkembangan terbaru membuat Roma harus kembali mempertimbangkan alternatif lain apabila negosiasi tidak menemukan titik temu.
Menurut laporan Fabrizio Romano, Roma masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari Porto.
Masalah utamanya berkaitan dengan persyaratan yang harus dipenuhi agar klausul pembelian dalam kesepakatan pinjaman berubah menjadi kewajiban.
Sebelumnya, Roma mengajukan proposal berupa biaya peminjaman €7 juta atau sekitar Rp140 miliar, dengan opsi pembelian senilai €43 juta atau sekitar Rp860 miliar.
Namun, opsi tersebut baru berubah menjadi kewajiban membeli apabila sejumlah persyaratan terpenuhi.
Salah satu syarat yang diajukan Roma adalah Rodrigo Mora harus mencapai sekitar 60 persen penampilan bersama klub.
Baca Juga:Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar Enzo Fernandez Rp2,8 Triliun Pada Jumat Sore Masuk Daftar Cuci Gudang AC Milan, Ini Saran Donadoni untuk Rafael Leao
Selain itu, kelolosan Roma ke Liga Champions musim depan juga menjadi bagian dari persyaratan yang dapat mengaktifkan kewajiban pembelian.
Formula tersebut dianggap lebih sesuai dengan kondisi keuangan Roma.
Klub ibu kota Italia itu tidak ingin langsung memberikan jaminan pembelian permanen dengan nilai besar tanpa mengetahui terlebih dahulu apakah seluruh kondisi yang dibutuhkan dapat terpenuhi.
Masalahnya, Porto tidak puas dengan proposal tersebut.
Porto kemudian meminta persyaratan yang dianggap lebih aman dan menguntungkan bagi mereka.
Presiden klub, André Villas-Boas, disebut menginginkan jaminan lebih besar terkait pembelian permanen Mora.
Perubahan sikap tersebut menjadi penyebab utama transfer yang sebelumnya hampir selesai kembali mengalami penundaan.
Dalam 48 jam sebelumnya, kedua klub disebut sudah melakukan pembahasan intensif mengenai struktur transfer.
Roma dan Porto bahkan sempat mendekati kesepakatan sebelum negosiasi kembali tersendat akibat perubahan tuntutan dari pihak Portugal.
