Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pemerintahan digital tidak semata-mata dapat diukur dari jumlah aplikasi yang dibangun maupun capaian indikator administratif. “Yang menjadi perhatian adalah bagaimana digitalisasi tersebut tidak berhenti pada penyediaan platform, tetapi benar-benar memberikan manfaat terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Karena itu, penguatan SDM digital, infrastruktur dan keamanan siber menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari transformasi pemerintahan digital. Pada akhirnya, tantangan pemerintah daerah bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi memastikan teknologi tersebut mampu terintegrasi dengan sistem pemerintahan dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.(Firgiawan)
