“Tahun lalu kami melibatkan sekitar 60 vendor. Tahun ini jumlahnya lebih sedikit sehingga targetnya kami sesuaikan,” ujar Olivia.
Selain mengejar transaksi, penyelenggaraan di Plaza Asia Tasikmalaya juga dimanfaatkan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap Tasik Wedding Festival sekaligus memperluas pasar bagi para vendor.
Melalui pameran tersebut, Taravty berharap dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan dan memperkuat keberadaan industri wedding di Tasikmalaya.
Baca Juga:Laba Bersih TOWR Tembus Rp1,9 Triliun di Semester I 2026, Bisnis Non-Tower Jadi Penopang UtamaResmi! Pajak Toko Online Batal Berlaku Agustus 2026, Pemerintah Pilih Tunda Demi Jaga Daya Beli Masyarakat
“Semangat baru ini bukan hanya impian Taravty, tetapi juga impian para vendor. Kami ingin industri wedding di Tasikmalaya terus tumbuh dan berkembang,” katanya. (Fitriah Widayanti)
