AC Milan vs Inter Milan: Amorim Mainkan Luka Modric Sejak Awal, Chivu Tak Incar Kemenangan

Ruben Amorim
Ruben Amorim  Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan 
0 Komentar

“Dia tetap harus berjuang untuk mendapatkan tempat di tim utama. Tentu saja dia adalah pemain yang spesial, tetapi semua pemain harus bersaing secara sehat,” tegas Amorim.

Pernyataan itu sejalan dengan komentar Modric sebelumnya yang menyebut dirinya siap bekerja keras demi membantu Milan meraih trofi dan tidak ingin mendapat perlakuan istimewa.

Berbeda dengan Amorim, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, justru menganggap hasil pertandingan tidak terlalu penting.

Baca Juga:Agen: Inter Milan dan AS Roma Inginkan Nico GonzalezLuka Modric Minta Rafael Leao Tak Tinggalkan AC Milan: Dia Salah Satu Pemain Terbaik Dunia

Pelatih asal Rumania itu mengatakan fokus utamanya adalah memastikan kondisi fisik para pemain siap menghadapi pekan pertama Serie A.

“Saya harus memastikan para pemain berada dalam kondisi terbaik menjelang awal kompetisi. Pertandingan besok hanyalah laga persahabatan. Trofi pada bulan Agustus tidak memiliki arti apa pun,” kata Chivu.

Inter memang masih berusaha mengembalikan kebugaran sejumlah pemain utama yang belum sepenuhnya fit.

Chivu juga mengungkapkan bahwa duet andalannya, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram, kemungkinan besar belum siap tampil saat Inter menghadapi Monza pada 22 Agustus mendatang.

“Saya ragu mereka sudah siap. Kami akan melihat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan kondisi mereka,” tuturnya.

“Kami tidak ingin mengambil risiko yang tidak perlu. Situasinya memang tidak mudah,” ujar Chivu.

Absennya duet yang dikenal dengan julukan ThuLa tentu menjadi perhatian, mengingat keduanya merupakan tumpuan utama lini serang Inter dalam beberapa musim terakhir.

Baca Juga:Pangeran Yordania Ngaku Diperas Gianni Infantino: Dukungan Politik Ditukar dengan Bantuan FIFA? AC Milan Bakal Dapat Uang Kaget Rp280 Miliar Jika Manchester City Jual Tijjani Reijnders

Sementara itu, winger AC Milan, Alexis Saelemaekers, memberikan pujian kepada Ruben Amorim yang baru menukangi Rossoneri musim ini.

Menurut pemain asal Belgia tersebut, Amorim berhasil membawa atmosfer profesional yang membuat seluruh pemain semakin termotivasi.

Saelemaekers juga mengakui akhir musim lalu sangat mengecewakan karena Milan gagal memenuhi target.

“Musim lalu berakhir dengan sulit bagi semua orang. Kami memiliki ambisi besar, tetapi gagal mencapainya. Sekarang musim baru dimulai dan kami ingin tampil jauh lebih baik,” tekadnya.

Bek sayap Inter, Federico Dimarco, menegaskan bahwa Derby della Madonnina selalu memiliki makna khusus, meskipun hanya berlangsung dalam laga pramusim.

Dimarco juga menegaskan bahwa Inter tetap memiliki target besar musim ini, yakni mempertahankan dominasi di Italia sekaligus tampil lebih baik di Liga Champions.

0 Komentar