UEFA, CONCACAF dan AFC Tuntut Infantino Mundur: Ancam Bentuk Liga Global Tandingan FIFA

Gianni Infantino
Gianni Infantino Foto: Tangkapan layar Instagram@fifaworldcup
0 Komentar

Sementara itu, tim-tim dari konfederasi lain akan bersaing di divisi yang sesuai dengan peringkat mereka, sehingga setiap negara tetap memiliki kesempatan meraih gelar pada level kompetisinya masing-masing.

Gagasan tersebut dinilai mampu menghadirkan pertandingan yang lebih kompetitif sepanjang tahun sekaligus memberikan nilai komersial yang tinggi bagi para peserta dan penyelenggara.

Meski demikian, hingga kini rencana tersebut masih sebatas wacana dan belum memasuki tahap implementasi.

Baca Juga:Porto Ingin Boyong Santiago Gimenez: AC Milan Hanya Mau Lepas Jika Ada Kewajiban Pembelian Inter Milan Ajak Juventus Tukar Guling Frattesi dengan Nico Gonzalez

Situasi ini juga menjadi sinyal bahwa hubungan antara FIFA dan sejumlah konfederasi besar sedang berada dalam titik paling tegang dalam beberapa tahun terakhir.

Jika tidak ada kompromi terkait masa depan kepemimpinan Gianni Infantino, ancaman lahirnya kompetisi tandingan bukan lagi sesuatu yang mustahil.

Apabila benar-benar terwujud, Global Nations League berpotensi mengubah peta sepak bola internasional secara drastis.

Kompetisi tersebut dapat menjadi pesaing langsung turnamen-turnamen FIFA dan memunculkan babak baru dalam perebutan pengaruh di dunia sepak bola.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah Gianni Infantino.

Keputusannya untuk tetap maju dalam pemilihan presiden FIFA berikutnya atau memilih mundur diyakini akan menjadi faktor penentu apakah konflik ini bisa diredam atau justru berkembang menjadi perpecahan terbesar dalam sejarah sepak bola internasional.

0 Komentar