RADARTASIK.ID – Penunjukan Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Timnas Italia dikabarkan menghadapi hambatan serius.
Di saat Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) hampir mencapai keputusan final, muncul kontroversi terkait peran legenda AC Milan itu sebagai duta global perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.
Situasi tersebut membuat proses penunjukan Pirlo sebagai pengganti Luciano Spalletti semakin rumit.
Baca Juga:Daftar 4 Pemain Inter yang Dikritik Media Italia Saat Lawan Karlsruher: Stankovic Tak Bisa Gantikan CalhanogluMourinho Minta Madrid Datangkan Bastoni: Inter Pasang Tarif Rp1,4 Triliun
Bahkan, sejumlah laporan dari Italia menyebutkan bahwa kegagalan mengangkat Pirlo berpotensi memicu gejolak di level manajemen, termasuk kemungkinan Paolo Maldini mengundurkan diri dari jabatannya.
Setelah upaya mendatangkan Pep Guardiola berakhir dengan penolakan, Paolo Maldini bersama penasihat teknis Leonardo disebut telah menjatuhkan pilihan kepada Andrea Pirlo sebagai sosok yang dianggap tepat untuk memulai era baru Gli Azzurri.
Pirlo dinilai memiliki karakter, pengalaman internasional, dan filosofi permainan yang sesuai dengan proyek jangka panjang tim nasional Italia.
Namun, ketika kesepakatan hampir tercapai, muncul persoalan di luar lapangan yang mengubah situasi secara drastis.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Presiden FIGC Giovanni Malagò meminta dilakukan pemeriksaan lebih mendalam mengenai hubungan Pirlo dengan perusahaan taruhan Rusia, Fonbet.
Selain itu, federasi juga ingin mengklarifikasi hubungan mantan gelandang Juventus dan AC Milan tersebut dengan pengusaha Rusia, Sergey Lomakin, yang diketahui merupakan Presiden United FC.
Kontroversi ini segera menjadi perdebatan nasional. Bukan hanya menyangkut etika seorang calon pelatih tim nasional, tetapi juga berkaitan dengan aspek politik dan citra sepak bola Italia.
Baca Juga:Gattuso Ingin Borong Pemain Buangan AC Milan: Lini Depan Lazio Dianggap Tumpul AC Milan Sulit Jual Loftus-Cheek, Tomori Jadi Rebutan Tim Inggris
Malagò dikabarkan tidak ingin mengambil keputusan tergesa-gesa sebelum seluruh fakta benar-benar jelas.
Karena itu, proses penunjukan Pirlo untuk sementara mengalami perlambatan sambil menunggu hasil evaluasi lebih lanjut.
Di tengah situasi tersebut, posisi Paolo Maldini ikut menjadi sorotan. Direktur teknik FIGC itu disebut tidak ingin terseret dalam polemik berkepanjangan yang tidak berhubungan dengan aspek teknis sepak bola.
Menurut laporan yang sama, Maldini menerima jabatan di federasi dengan keyakinan bahwa dirinya diberi kewenangan menentukan arah proyek olahraga, termasuk memilih pelatih kepala.
Jika pilihan utamanya ditolak karena alasan di luar pertimbangan teknis, mantan kapten AC Milan itu diyakini akan mempertimbangkan kembali posisinya.
