“Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter di madrasah. Harapannya mampu menginspirasi siswa agar lebih disiplin, memiliki jiwa nasionalisme, menolak perundungan, dan bijak memanfaatkan media sosial,” katanya.
Asep menambahkan, program tersebut tidak berhenti di MAN 1 Kota Tasikmalaya. PGM Indonesia Jawa Barat bersama Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar akan melaksanakan roadshow ke sejumlah madrasah di wilayah Priangan Timur.
Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata agar penguatan karakter tidak berhenti sebagai slogan.
Baca Juga:Hari Anak Nasional di Tasikmalaya, Komunitas Sahabat Sejalan Sentil Negara soal Nasib Anak TerlantarKibar Budaya Situ Beet Ingatkan Nasib Kerajinan Bambu Kota Tasikmalaya yang Kian Terdesak Bahan Baku
Di tengah derasnya arus digital, pendidikan karakter dinilai menjadi benteng utama agar generasi muda tidak kehilangan arah. (rezza rizaldi)
