GARUT, RADARTASIK.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut terus mengoptimalkan pengawasan serta pemeliharaan ruang terbuka hijau di Kabupaten Garut.
Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah menerjunkan tim khusus untuk melakukan pemantauan berkala di sejumlah titik hutan dan taman kota.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut Jujun Juansyah menyampaikan bahwa telah memberlakukan sistem pengerjaan piket keliling bagi para petugas untuk memastikan kondisi area hijau tetap terjaga dengan baik.
Baca Juga:Kawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan SementaraPenerangan Jalan Umum Mati, Jalur RTA Prawira Adiningrat Tasikmalaya Dinilai Rawan Kecelakaan
“Dari DLH kita ada sistem piket. Kita bagi tugas tiap dua hari sekali,” ucapnya, Jumat, 24 Juli 2026.
Para petugas ini keliling ke berbagai lokasi seperti area Bundaran Kerkof, kawasan hutan kota dekat SMA 6 Garut, Jayaraga, hingga area sekitar STM, dan lokasi-lokasi lainnya.
Selain menjelaskan pola pengawasan, Jujun Juansyah juga membeberkan ketersediaan dan sebaran ruang terbuka hijau yang dikelola di Kabupaten Garut saat ini.
Menurutnya, jumlah lokasi hijau yang ada cukup signifikan untuk mendukung kualitas lingkungan di kawasan urban.
“Kalau untuk hutan kota sendiri sebenarnya ada sekitar enam titik,” katanya. Ia menjelaskan, jika ditambah dengan taman kota totalnya ada sekitar 33.
Melalui patroli rutin per dua hari sekali ini, pihaknya berharap keberadaan puluhan hutan dan taman kota tersebut tidak hanya terjaga kebersihan dan keasriannya, tetapi juga dapat terus memberikan manfaat ekologis serta kenyamanan bagi masyarakat Garut. (Agi Sugiana)
