Beda dari Messi Cs, Jose Manuel López Tak Palingkan Muka Saat Spanyol Jadi Juara Dunia

Jose Manuel Lopez
Jose Manuel Lopez  Foto: Tangkapan layar Instagram@flacolopez_10 
0 Komentar

Di sana López tampil sangat produktif dan mencetak banyak gol hingga akhirnya kembali dipercaya Lanús masuk ke tim utama.

Kepercayaan itu dibalas dengan torehan 22 gol dalam dua musim, performa yang membuat Palmeiras tertarik membelinya dengan nilai sekitar 10 juta dolar AS.

Awal karier López di Brasil juga tidak berjalan mulus.

Baca Juga:Florentino Perez Halangi Langkah Real Madrid Datangkan RodriEra Baru AC Milan Bersama Amorim: Pakai Formasi 3-4-2-1, Andalkan Serangan dari Sayap

Pendukung Palmeiras sempat melabelinya sebagai pemain “fraco” atau “lemah” karena penampilannya yang dianggap belum memenuhi ekspektasi.

Namun, López berhasil membungkam kritik tersebut.

Ia berkembang menjadi salah satu striker andalan Palmeiras dengan koleksi lebih dari 70 gol, membantu klub meraih tiga gelar Campeonato Paulista, dua gelar Liga Brasil (Brasileirão), serta menjadi top skor Copa Libertadores 2025.

Prestasi itu membuka jalan baginya menembus Timnas Argentina.

Hingga kini, López telah mengoleksi tujuh penampilan bersama Albiceleste, meski masih menunggu gol pertamanya di level internasional.

López juga dikenal memiliki hubungan yang baik dengan Lionel Messi. Dalam berbagai momen perayaan bersama tim nasional, keduanya beberapa kali terlihat berfoto bersama.

Kini, bukan hanya rekan-rekan setimnya yang memberikan penghormatan.

Media dan publik Spanyol turut memuji sikap López yang dinilai menunjukkan fair play sejati di tengah suasana penuh kekecewaan usai kekalahan Argentina.

Di saat sebagian besar pemain Albiceleste memilih memalingkan muka dari podium juara, José Manuel López tetap berdiri menghadap panggung, memberikan penghormatan kepada Spanyol sebagai juara dunia baru.

Sikap tersebut membuat penyerang kelahiran San Lorenzo itu mendapat respek dari publik sepak bola internasional dan menjadi satu-satunya pemain Argentina yang dipandang mampu menjaga nilai sportivitas pada malam penobatan Spanyol sebagai kampiun Piala Dunia 2026.

0 Komentar