RADARTASIK.ID – Era baru AC Milan di bawah Ruben Amorim mulai terlihat.
Memasuki pekan kedua latihan pramusim di Milanello, pelatih asal Portugal itu semakin intensif menerapkan formasi andalannya, 3-4-2-1, yang diperkirakan akan menjadi sistem utama Rossoneri sepanjang musim 2026/2027.
Dalam skema tersebut, peran pemain sayap menjadi sangat vital. Karena itu, manajemen AC Milan diperkirakan masih akan aktif di bursa transfer untuk melengkapi skuad sesuai kebutuhan sang pelatih.
Baca Juga:Gasperini Telepon Summerville: Minta Winger Belanda Ini Berpikir Panjang Sebelum Gabung Al HilalMedia Italia Ungkap Jurus Paolo Maldini Yakinkan Guardiola Latih Timnas Italia
Setelah menjalani sesi latihan perdana, Milan akan menguji perkembangan taktik tersebut dalam laga uji coba melawan Celtic di Glasgow pada Sabtu.
Selanjutnya, Rossoneri akan bertolak menjalani tur pramusim ke kawasan Asia dan Pasifik.
Berbeda dengan formasi empat bek yang selama ini identik dengan Milan, Amorim lebih mengandalkan tiga bek sejajar serta dua wing-back yang aktif membantu serangan maupun bertahan.
Artinya, keberhasilan sistem permainan Milan akan sangat bergantung pada kualitas pemain yang mengisi kedua sisi lapangan.
Wing-back tidak hanya dituntut mampu mengirim umpan silang, tetapi juga harus rajin melakukan pressing, membantu pertahanan, hingga masuk ke kotak penalti lawan ketika menyerang.
Karena itulah, evaluasi terhadap para pemain sayap menjadi salah satu prioritas utama Amorim selama pramusim.
Di sektor kanan, pilihan Amorim terbilang cukup banyak.
Musim lalu, Alexis Saelemaekers menjadi pemain yang paling sering mengisi posisi tersebut.
Baca Juga:Maldini Terbang ke Barcelona Temui Guardiola, Italia Bakal Main Tiki-Taka?Agen Bantah Bastoni Ingin Reuni dengan Inzaghi di Al Hilal: Ia Sangat Bahagia di Inter
Namun, belum diketahui apakah Amorim akan mempertahankannya sebagai wing-back atau justru menggesernya menjadi gelandang serang di belakang striker.
Selain Saelemaekers, ada pula Zachary Athekame yang dinilai lebih natural bermain sebagai pemain sayap. Performanya juga terus meningkat pada penghujung musim lalu.
Dua pemain yang baru kembali dari masa peminjaman juga menjadi perhatian khusus.
Yunus Musah dianggap memiliki karakter yang sangat cocok dengan kebutuhan Amorim.
Kecepatan, stamina, dan kemampuannya membawa bola membuat gelandang asal Amerika Serikat itu akan mendapat kesempatan membuktikan diri selama pramusim.
Sementara itu, kejutan datang dari Samuel Chukwueze.
Sebelumnya banyak pihak memprediksi pemain Nigeria tersebut akan dimainkan sebagai gelandang serang. Namun, Amorim justru mulai mengujinya sebagai wing-back kanan.
