PANGANDARAN, RADARTASIK.ID–Area persawahan di Desa Mauyungsari dan Paledah Kecamatan Padaherang menjadi lahan yang subur di musim kemarau ini. Hanya saja, di musim hujan lahan yang berada di dua desa tersebut selalu dilanda banjir.
Pantauan Radar, Pesawahan yang terletak di dua desa di Kecamatan Padaherang tersebut tampak baik. Para petani pun menyebut bahwa saat ini kondisi sawah memang sedang dalam kondisi subur.
Seperti pengakuan salah seorang warga Paledah, Saeful (24) mengatakan, sebagian besar tanaman bahkan sudah mulai berbulir. Ketersediaan air di area persawahan juga masih mencukupi sehingga mendukung pertumbuhan tanaman. Kondisi ini berbanding terbalik dengan sejumlah daerah lain yang mulai mengalami kekurangan air akibat musim kemarau.
Baca Juga:Diky Candra Dorong Lansia di Kota Tasikmalaya Tetap ProduktifPemangkasan TPP ASN Pemkot Tasikmalaya Diusulkan 40%
“Ironisnya, lahan persawahan di Desa Paledah dan Desa Maruyungsari justru selama ini lebih sering mengalami persoalan saat musim penghujan karena kerap dilanda banjir,” katanya saat menghubungi Radar, Rabu (22/6/2026).
Kepala Desa Paledah Yanto, mengatakan kondisi tanaman padi pada musim kemarau tahun ini tergolong normal bahkan sangat baik karena tidak mengalami kekurangan pasokan air.
“Di kita justru kebalik dengan daerah lain. Kalau musim kemarau padi bagus, tapi kalau musim hujan malah kebanjiran,” jelasnyam
Menurutnya, apabila cuaca tetap mendukung dan tidak turun hujan dengan intensitas tinggi menjelang masa panen, para petani diperkirakan akan memperoleh hasil panen yang melimpah. “Insyaallah kalau tidak hujan, petani di kita panen raya,” katanya.
Menurutnya, luas lahan persawahan di Desa Paledah mencapai sekitar 500 hektare. Seluruh areal itu saat ini berada dalam kondisi baik dengan pertumbuhan tanaman yang optimal. Sekarang tanaman padi lagi bagus-bagusnya,” ucapnya.(Deni Nurdiansah)
