RADARTASIK.ID – Legenda Brasil Ricardo Kaka menjagokan Timnas Spanyol untuk mengalahkan Argentina pada final Piala Dunia 2026.
Menurut peraih Ballon d’Or 2007 itu, performa La Roja sepanjang turnamen membuat mereka lebih layak mengangkat trofi dibandingkan Albiceleste yang dipimpin Lionel Messi.
Kaka menyampaikan pandangannya saat menghadiri Fanatics Fan Fest, lokasi yang juga menjadi tempat konferensi pers resmi Timnas Argentina dan Spanyol menjelang partai final.
Baca Juga:Spanyol vs Argentina: Laporte Minta Wasit Waspadai Permainan Kotor AlbicelesteJuventus Rela Korbankan Thuram demi Davide Frattesi
Meski mengakui kedua tim pantas berada di laga puncak, mantan bintang AC Milan dan Real Madrid itu menilai permainan Spanyol jauh lebih meyakinkan, terutama setelah penampilan impresif mereka di babak semifinal.
“Kedua tim memang pantas berada di final. Namun jika melihat apa yang sudah dilakukan Spanyol sepanjang turnamen, terutama pada pertandingan semifinal yang luar biasa, saya pikir merekalah yang akan menjadi juara,” kata Kaka.
Prediksi Kaka sejalan dengan optimisme kubu Spanyol.
Sebelumnya, bek La Roja Aymeric Laporte juga menegaskan timnya siap menghentikan Argentina asalkan wasit mampu memimpin pertandingan secara tegas dan tidak membiarkan permainan keras berkembang di lapangan.
Menurut Laporte, Argentina sering diuntungkan ketika pelanggaran-pelanggaran keras tidak mendapat hukuman yang semestinya.
Karena itu ia berharap wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, dapat mengendalikan pertandingan dengan adil sehingga final berjalan bersih dan sportif.
Selain membahas final, Kaka juga memberikan penilaian terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti 48 negara.
Menurutnya, banyak pihak sempat meragukan format baru tersebut karena jumlah peserta bertambah drastis dari 32 menjadi 48 tim. Namun hasilnya justru di luar dugaan.
Baca Juga:Panucci Setuju Pirlo Latih Timnas Italia: Dia Pintar Bekerja dengan Pemain MudaJurnalis Italia: Transfer Zeki Celik Balas Dendam Terindah Massara ke AS Roma
“Menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim bukan hal yang mudah. Artinya ada lebih banyak pertandingan dan tantangan yang lebih besar. Tetapi turnamen ini menghadirkan begitu banyak tim bagus. Tanjung Verde dan Kongo menjadi kejutan yang menyenangkan, begitu juga penampilan kiper Vozinha. Semua menjadi lebih besar dan itulah hal yang paling indah dari Piala Dunia kali ini,” ujarnya.
Kaka kemudian mengenang perjalanan kariernya bersama Timnas Brasil di ajang Piala Dunia. Ia mengaku momen paling berkesan adalah saat membawa Selecao menjadi juara dunia pada 2002.
