Sarri Ingin Reformasi Atalanta: Tinggalkan Warisan Gasperini dan Orbitkan pemain Muda

Maurizio Sarri
Maurizio Sarri Foto: Tangkapan layar Instagram@official_sslazio
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Era baru resmi dimulai di Atalanta BC. Pelatih anyar Maurizio Sarri menegaskan tekadnya melakukan reformasi permainan La Dea setelah lebih dari satu dekade berada di bawah filosofi Gian Piero Gasperini.

Dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih Atalanta, Sarri memaparkan visi, pendekatan taktik, hingga pandangannya mengenai aktivitas klub di bursa transfer.

Ia juga memastikan gelandang Brasil Ederson tetap menjadi bagian penting dari skuadnya pada musim depan.

Baca Juga:Gaji Jadi Penyebab Dimarco Enggan Perpanjang Kontrak dengan Inter MilanOperasi Rahasia Juventus Sukses Curi Zeki Celik dari AS Roma

Penunjukan Sarri menjadi babak baru bagi Atalanta setelah klub menunjuk Cristiano Giuntoli sebagai sosok yang memimpin proyek olahraga.

Keduanya pernah bekerja sama di Napoli dan hampir memutus dominasi Juventus yang kala itu meraih sembilan gelar Serie A secara beruntun.

Kini, duet tersebut diharapkan mampu membawa Atalanta naik ke level yang lebih tinggi.

Sarri mengakui dirinya datang dengan filosofi yang berbeda dibanding pendahulunya.

Setelah bertahun-tahun identik dengan sistem tiga bek dan permainan agresif ala Gasperini, Atalanta kini diperkirakan akan bertransformasi menggunakan formasi favorit Sarri, yakni 4-3-3.

Meski demikian, pelatih berusia 67 tahun itu menegaskan bahwa perubahan tak hanya soal formasi, melainkan juga cara berpikir seluruh tim.

“Saya datang ke Bergamo karena merasakan besarnya kepercayaan yang diberikan kepada saya. Stadionnya luar biasa, fasilitas di Zingonia juga mengesankan, begitu pula atmosfer dan cara klub ini bekerja,” ujar Sarri dikutip dari Tuttomercatoweb.

“Filosofi saya memang sangat berbeda, tetapi prioritas saya adalah melihat Atalanta bermain dengan baik. Saya ingin tim yang bekerja keras sepanjang pekan dan memiliki mentalitas yang tepat,” lanjutnya.

Baca Juga:AC Milan Butuh Dana Transfer Rp3 Triliun, Leao Masuk Daftar Cuci GudangKesal dengan Tawaran Gaji Udinese, Zaniolo Ditawarkan ke Juventus dan AC Milan

Menurutnya, membangun identitas baru membutuhkan waktu. Namun, ia optimistis para pemain memiliki karakter yang tepat untuk mengikuti perubahan tersebut.

Sarri juga berbicara mengenai harapannya di bursa transfer musim panas dan mengaku telah berdiskusi dengan Cristiano Giuntoli mengenai tipe pemain yang dibutuhkan agar filosofi permainannya bisa berjalan maksimal.

“Saya memperkirakan musim ini akan sulit sekaligus sangat penting. Kami memiliki kualitas untuk tampil baik, tetapi semuanya harus dibangun melalui kerja keras,” paparnya.

0 Komentar