TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya terus memperkuat hubungan kemitraan guna memperluas cakupan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan penandatanganan kesepakatan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dalam Program Jaringan Advokasi Gapai Aktivasi (JAGA) JKN pada Senin, 13 Juli 2026 di Balai Kota Tasikmalaya.
Kesepakatan bersama tersebut dihadiri dan ditandatangani oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dan Ketua Umum TP-PKK, dr Elvira Kamarrow Putri serta disaksikan oleh hadirin yang hadir. Ini merupakan strategi dan langkah krusial dalam menggerakkan advokasi dan edukasi yang masih perihal Program JKN agar terus berkelanjutan di Kota Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tasikmalaya Kgs. Hamdani, mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tasikmalaya karena tetap berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam menjamin kesehatan warga Kota Tasikmalaya. Dia menegaskan, kesehatan adalah hak dan kebutuhan dasar dari manusia.
Baca Juga:Honda Genio Date Ride Bandung, Cara DAM Ubah Akhir Pekan Jadi Momen Berkendara Penuh KebersamaanJangan Nekat Gas Terus! Ini Alasan Istirahat Wajib Saat Touring Jarak Jauh
“Berdasarkan data kami, saat ini cakupan kepesertaan JKN di Kota Tasikmalaya adalah 98,35 persen dengan keaktifan sebesar 80,42 persen. Artinya, masih ada sebagian kecil masyarakat Kota Tasikmalaya yang belum terlindungi kesehatannya oleh BPJS Kesehatan,” ungkap Hamdani.
Pria asal Palembang tersebut membeberkan, guna menjaga dan meningkatkan keaktifan peserta JKN, Pemkot Tasikmalaya telah menyiapkan dana sebesar Rp 47 miliar. Dana tersebut nantinya akan menyasar kepada masyarakat yang belum ter-cover oleh Program JKN.
“Dengan dana tersebut, kami berharap adanya dukungan dari semua stakeholder yang mana dalam hal ini adalah kader posyandu dan bidan karena intens berinteraksi dengan masyarakat,” ujar dia.
Salah satu fungsi dari JAGA JKN, kata Hamdani, adalah menjaga predikat Universal Health Coverage (UHC) prioritas yang sudah diraih oleh Kota Tasikmalaya. Dengan intensnya komunikasi kader posyandu dan bidan kepada masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat terhadap literasi JKN.
Hamdani melanjutkan, Program JAGA JKN ini memiliki keselarasan dengan Program Gerakan Masyarakat Sehat (GEMAS) milik Pemkot Tasikmalaya. Ketika masyarakat sudah menjalankan hidup sehat melalui Program GEMAS, kesehatan mereka pun terlindungi melalui Program JKN.
