BPJS Ketenagakerjaan dan BSI Buka Akses Rumah Syariah untuk Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan dan BSI
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat dan Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo di Grha BPJAMSOSTEK, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026. (Dok. BPJS Ketenagakerjaan)
0 Komentar

Dengan bertambahnya alternatif pembiayaan, semakin banyak pekerja diharapkan dapat merealisasikan keinginan memiliki rumah yang layak dan terjangkau. Akses tersebut juga dinilai penting untuk memberikan rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup keluarga pekerja.

Dewi menjelaskan bahwa MLT merupakan bentuk nilai tambah yang diberikan kepada peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya berbentuk perlindungan dari risiko yang berhubungan dengan pekerjaan, tetapi juga mencakup dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan peserta.

Program MLT perumahan menunjukkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir dalam berbagai tahapan kehidupan pekerja. Selain memberikan perlindungan ketika risiko terjadi, lembaga tersebut juga menyediakan fasilitas yang dapat membantu peserta memenuhi kebutuhan jangka panjang.

Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Kembali Raih Gold Award Internasional, Bukti Tata Kelola dan Transparansi Diakui DuniaIndonesia Kejar Singapura dan Dubai, Pusat Finansial Internasional Disiapkan dengan Pajak 0 Persen

Dewi turut mengajak para pemberi kerja untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Pemberi kerja juga diminta memastikan status kepesertaan pekerja tetap aktif agar berbagai manfaat yang disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Peserta yang memenuhi ketentuan dan persyaratan dapat mengajukan fasilitas pembiayaan perumahan melalui skema MLT. Karena itu, kepatuhan pemberi kerja dalam mendaftarkan pekerja dan membayarkan iuran menjadi bagian penting dalam membuka akses terhadap manfaat tambahan tersebut.

Kehadiran BSI sebagai mitra penyalur juga diharapkan dapat memperluas jangkauan program hingga ke berbagai wilayah. Dengan jaringan layanan yang semakin luas, pekerja di daerah memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan informasi dan mengakses pembiayaan perumahan.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tasikmalaya menyatakan kesiapannya untuk memberikan informasi serta pendampingan kepada peserta yang ingin memahami persyaratan dan mekanisme pengajuan MLT perumahan.

Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan BSI diharapkan mampu mendukung program pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak, mengurangi backlog perumahan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan pekerja Indonesia, termasuk peserta yang berada di Tasikmalaya dan wilayah sekitarnya. (*)

0 Komentar