Tanjungjaya Tasikmalaya Dilanda Kekeringan, Puluhan KK Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Tanjungjaya kekeringan
Anggota FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kampung Sagobog RT 01/RW 01, Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya, Selasa (14/7/2026). (Istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Salah satunya di Kampung Sagobog RT 01/RW 01, Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya, di mana sedikitnya 56 kepala keluarga (KK) mengalami kesulitan memperoleh air bersih karena sumur resapan mulai mengering.

Merespons kondisi tersebut, Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Tasikmalaya mendistribusikan sekitar 4.000 liter air bersih kepada warga pada Selasa (14/7/2026). Bantuan disalurkan menggunakan armada truk Tagana untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama untuk keperluan memasak dan minum.

Wakil Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Ayatullah Romdoni, mengatakan Desa Cibalanarik merupakan salah satu wilayah yang terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

Baca Juga:Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Sebut Pemilihan Dewas RSUD KHZ Musthafa Tidak SahKalahkan Dua Pejabat Internal Pemkab, Kurniawan Resmi Dilantik sebagai Sekda Kabupaten Tasikmalaya

Menurutnya, warga mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih setelah sumber air dan sumur resapan di sekitar permukiman berangsur mengering.

Mendapatkan laporan tersebut, FK Tagana langsung bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak.

“Pendistribusian dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yaitu pemenuhan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan minum,” terang Ayat.

Ia menambahkan, sebanyak sekitar 4.000 liter air bersih disalurkan langsung kepada warga. Masyarakat tampak mengantre untuk mengambil air yang dibagikan tersebut.

“FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan kemanusiaan serta mendukung upaya penanggulangan dampak bencana khususnya kekeringan, melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujarnya. (dik)

0 Komentar