Siapa Brian Cipenga? Pemain Level Divisi Dua yang Buat Fans Inggris Jantungan Selama 1 Jam 

Brian Cipenga
Brian Cipenga  Foto: Tangkapan layar Instagram@brian_jr_77 
0 Komentar

Gol ke gawang Inggris menjadi hadiah terbesar dalam perjalanan singkatnya bersama tim nasional.

Karier Berawal dari Klub-Klub Kecil

Brian Kibambe Cipenga lahir di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, pada 1998.

Saat masih kecil ia pindah ke Portugal bersama keluarganya dan menghabiskan hampir seluruh perjalanan sepak bolanya di negara tersebut.

Baca Juga:Liberali Menolak Pulang ke AC Milan: Pilih Gabung Como Meski Dirayu CardinaleTonali Gabung Tottenham, AC Milan Dapat Uang Kaget Rp200 Miliar

Kariernya dimulai di akademi Boavista. Namun ia hanya sempat bermain untuk tim cadangan sebelum pindah ke Freamunde.

Pada 2019 ia bergabung dengan Famalicao. Banyak yang berharap transfer itu menjadi titik balik kariernya, tetapi kenyataannya Cipenga hanya bermain bersama tim U-23.

Ia kemudian memilih memulai lagi dari bawah.

Cipenga memperkuat SC Ideal di divisi keempat Portugal sebelum pindah ke Anadia di divisi ketiga. Setelah itu ia bergabung dengan Vilaverdense dan ikut membawa klub tersebut promosi dari divisi keempat ke divisi ketiga.

Kesempatan yang lebih baik akhirnya datang pada 2023 ketika Paços de Ferreira merekrutnya untuk bermain di Liga Portugal 2 atau kasta kedua Liga Portugal.

Semusim kemudian, Cipenga memutuskan mencoba tantangan baru di Spanyol dengan bergabung bersama Castellón yang juga bermain di divisi kedua.

Musim 2025/2026 menjadi musim terbaiknya. Ia mencatatkan enam gol dan sembilan assist hanya dalam 30 pertandingan di LaLiga Hypermotion atau kasta kedua Liga Spanyol.

Performa impresif itu membuat Almería tertarik merekrutnya.

Tepat pada 25 Juni 2026, di tengah berlangsungnya Piala Dunia, Cipenga resmi menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama klub tersebut dengan opsi perpanjangan satu musim lagi.

Baca Juga:Tonali Pemain Italia Termahal Sepanjang Masa: Dibeli Tottenham Rp2,32 TriliunJurnalis Italia Tak Percaya Ibrahimovic Mampu Bawa Virgil van Dijk ke AC Milan

Cipenga merupakan pemain sayap yang lebih nyaman beroperasi di sisi kiri, meski juga mampu dimainkan di sisi kanan.

Dengan tinggi badan sekitar 1,70 meter, ia mengandalkan kecepatan, akselerasi, dan kemampuan menggiring bola untuk melewati lawan.

Almería bahkan menggambarkan gaya bermain pemain asal Kongo tersebut sebagai sosok yang “eksplosif”, berkat kemampuan menusuk pertahanan lawan dari sisi lapangan.

Meski saat ini masih bermain di kompetisi kasta kedua Spanyol, penampilan Cipenga di Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa kualitas seorang pemain tidak selalu ditentukan oleh nama besar klub yang dibelanya.

0 Komentar