Atalanta dan Fabregas Beri Tamparan Keras ke Inter Milan

Cesc Fabregas
Cesc Fabregas Foto: Tangkapan layar Instagram@comofootball
0 Komentar

Gagal mendapatkan Palestra juga membuat Inter menghemat anggaran transfer yang sebelumnya diperkirakan mencapai sekitar 50 juta euro, atau sekitar Rp1 triliun (dengan kurs Rp20.000 per euro).

Dana tersebut sebenarnya bisa digabungkan dengan tawaran sekitar 20 juta euro atau sekitar Rp400 miliar yang sebelumnya diajukan Inter kepada Liverpool untuk memboyong Curtis Jones, namun ditolak.

Jika kedua dana itu digabungkan, Inter sebenarnya memiliki modal yang cukup besar untuk mengejar target impian mereka, Nico Paz.

Sayangnya, harapan itu kini semakin sulit terwujud.

Baca Juga:Como Bidik Lulusan Akademi AC Milan untuk Gantikan Nico PazReal Madrid Lelang Nico Paz: Trio Inggris Ancam Kubur Impian Inter Milan

Real Madrid telah mengaktifkan klausul pembelian kembali Nico Paz senilai 10 juta euro atau sekitar Rp200 miliar.

Namun, Los Blancos juga memberikan jalan bagi Como untuk membeli kembali sang pemain dengan nilai 60 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun, disertai klausul pembelian kembali baru sebesar 80 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun.

Skema tersebut diyakini akan segera direalisasikan sehingga peluang Inter untuk ikut masuk dalam perburuan praktis tertutup.

Perkembangan ini sekaligus membuktikan ucapan pelatih Como, Cesc Fabregas, beberapa waktu lalu.

Menjelang akhir musim, Fabregas sempat menanggapi komentar Wakil Presiden Inter Javier Zanetti yang mengaitkan Nico Paz dengan Nerazzurri.

Dengan tegas, Fabregas mengatakan bahwa Zanetti seharusnya menghormati Como karena tidak bekerja untuk Real Madrid maupun klubnya.

“Nico Paz akan tetap bersama kami atau kembali ke Real Madrid. Yang pasti, dia tidak akan bergabung dengan Inter,” tegas Fabregas saat itu.

Baca Juga:AC Milan Tawar Goncalo Ramos Rp1,2 Triliun, Ruben Amorim Siap Pakai Formasi AndalanRaimondo Bantah AC Milan Ikuti Model Liverpool: Yang Satu Direncanakan, Satunya Lagi Dadakan

Kini, pernyataan tersebut hampir sepenuhnya menjadi kenyataan. Inter bukan hanya kehilangan Marco Palestra yang direbut Chelsea, tetapi juga harus menerima kenyataan bahwa Nico Paz semakin menjauh.

Serangkaian kegagalan ini menjadi tamparan keras bagi Nerazzurri.

Kini, Marotta dan jajaran direksi dituntut bergerak cepat untuk mengalihkan fokus kepada target-target alternatif agar skuad asuhan Cristian Chivu tetap kompetitif menghadapi musim 2026/2027.

0 Komentar