Ucu menambahkan, penghentian sementara program berdampak pada penurunan harga sejumlah komoditas seperti sayuran dan telur. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa MBG memiliki pengaruh terhadap stabilitas ekonomi masyarakat kecil.
Menurutnya, pihak yang paling merasakan dampak penghentian sementara program adalah petani dan pelaku usaha sektor pangan yang selama ini memiliki pasar yang jelas melalui MBG.
“Petani dan pelaku usaha kecil saat ini mulai merasakan tekanan. Kalau hanya dilihat dari sisi konsumen, harga murah mungkin dianggap menguntungkan. Tetapi jika dilihat dari sisi ekonomi secara menyeluruh, kondisi ini membuat para petani dan produsen kesulitan. Makanya kami berharap program ini dapat terus berjalan sehingga sirkulasi ekonomi di tingkat bawah tetap terjaga,” harapnya.
Baca Juga:Solidaritas untuk Supriadi, Perempuan Pejuang Agraria Titipkan Sepasang Kambing di Polres TasikmalayaKetua BEM FH UBK Akui Terima Uang Sebelum Unjuk Rasa di Depan Istana, Civitas Kampus Tuntut Sanksi Tegas
Ucu menegaskan dukungan terhadap Program MBG bukan hanya kepentingan relawan, melainkan juga harapan banyak pihak yang merasakan manfaat ekonomi dan sosial dari program tersebut.
“Kata dia, yang berharap program ini berlanjut bukan hanya relawan. Ada petani, peternak ayam, pemasok bahan pangan, UMKM, BUMDes, dan masyarakat luas yang merasakan dampaknya. Kami berharap pemerintah dapat menemukan solusi terbaik sehingga tujuan meningkatkan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan tetap bisa tercapai,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, Dr H Rubi Azhara, S.STP., M.Si., mengapresiasi seluruh peserta yang hadir dan menyampaikan aspirasi secara damai.
“Kami telah melakukan berbagai langkah evaluasi terhadap pelaksanaan program, termasuk memetakan manfaat yang telah dirasakan masyarakat serta mengidentifikasi berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki di setiap SPPG,” ujarnya.
Rubi mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi berbagai manfaat yang dirasakan masyarakat sekaligus memetakan kekurangan yang perlu diperbaiki di masing-masing SPPG. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan kondusif.
Ia menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan relawan dan masyarakat telah dicatat sesuai kewenangan Satgas MBG daerah dan akan diteruskan kepada pihak berwenang.
“Aspirasi teman-teman sudah kami tangkap dan akan kami sampaikan sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.
