Pelatih Kiper AC Milan Ucapkan Selamat Tinggal, Agen Mike Maignan Sibuk Cari Klub Baru 

Mike Maignan
Mike Maignan Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

Bahkan sempat muncul kekhawatiran bahwa Maignan akan meninggalkan klub secara gratis ketika kontraknya habis.

Namun situasi berubah setelah Allegri dan Filippi turun langsung melakukan pendekatan kepada sang pemain.

Hasilnya, Maignan akhirnya bersedia menandatangani kontrak baru hingga Juni 2031 dengan kenaikan gaji yang menempatkannya sejajar dengan Rafael Leao sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad.

Baca Juga:AC Milan Mirip Klub Ingris, Amorim Jadi Pelatih Sekaligus Direktur TeknikSiapa Domenico Teti? Calon Direktur Baru AC Milan Pilihan Cardinale

Karena itulah, kepergian Allegri dan kini Filippi dianggap menghilangkan dua sosok yang selama ini menjadi titik referensi penting bagi Maignan di Milan.

Agen Mulai Menjajaki Opsi Baru

Meski masih terikat kontrak panjang, masa depan Maignan belum sepenuhnya aman.

Laporan dari Italia menyebutkan bahwa Jonathan Kebe selaku agen sang pemain mulai menjajaki berbagai kemungkinan yang tersedia di pasar transfer.

Langkah tersebut merupakan bagian normal dari pekerjaannya sebagai agen, tetapi tetap menunjukkan bahwa kubu Maignan belum sepenuhnya yakin dengan arah proyek baru AC Milan.

Kekecewaan gagal lolos ke Liga Champions musim lalu juga disebut masih membekas di hati kiper berusia 31 tahun tersebut.

Sebagai salah satu pemain terbaik Milan dalam beberapa musim terakhir, Maignan tentu ingin bermain di level tertinggi Eropa.

Ketidakhadiran Rossoneri di Liga Champions musim depan menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan dalam proses pengambilan keputusan.

Di tengah berbagai spekulasi tersebut, Ruben Amorim bergerak cepat.

Baca Juga:Trevisani Minta AC Milan Manjakan Ruben Amorim: Tak Ada Pelatih yang Sukses di Klub yang BerantakanTekel Brutal Messi Tak Kena Kartu Merah, Aljazair Ajukan Banding ke FIFA 

Pelatih asal Portugal itu dikabarkan telah melakukan kontak langsung dengan Maignan untuk menjelaskan proyek baru yang sedang dibangun AC Milan.

Amorim bahkan menegaskan bahwa dirinya ingin mempertahankan sang kiper sebagai kapten sekaligus pemimpin utama tim.

Bagi Amorim, Maignan bukan sekadar penjaga gawang. Ia merupakan salah satu fondasi penting yang akan menjadi pusat proyek jangka panjang Rossoneri.

Namun pada akhirnya, keputusan tetap berada di tangan Maignan.

Dengan perubahan besar yang terjadi di level manajemen, hengkangnya figur-figur yang selama ini dekat dengannya, serta absennya Milan dari Liga Champions, masa depan sang kapten masih jauh dari kata pasti.

Yang jelas, beberapa pekan ke depan akan menjadi periode krusial. Jika Amorim berhasil meyakinkan Maignan untuk bertahan, AC Milan setidaknya masih memiliki salah satu pilar terkuat untuk memulai era baru mereka.

0 Komentar