Amorim Ingin Jadikan Ardon Jashari Otak Lini Tengah AC Milan

Ardon Jashari
Ardon Jashari Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Revolusi besar yang sedang dilakukan AC Milan di bawah kendali Gerry Cardinale mulai menunjukkan arah yang semakin jelas.

Setelah memberikan kekuasaan besar kepada Ruben Amorim dalam pembangunan skuad, kini pelatih asal Portugal tersebut mulai menyusun fondasi tim yang akan menjadi andalannya pada musim 2026/2027.

Salah satu fokus utama Amorim adalah lini tengah. Bagi mantan pelatih Sporting CP itu, sektor ini merupakan jantung permainan yang menentukan keberhasilan filosofi sepak bola agresif, dinamis, dan berbasis penguasaan bola yang selama ini menjadi ciri khasnya.

Baca Juga:Pelatih Kiper AC Milan Ucapkan Selamat Tinggal, Agen Mike Maignan Sibuk Cari Klub Baru AC Milan Mirip Klub Ingris, Amorim Jadi Pelatih Sekaligus Direktur Teknik

Karena itu, Amorim mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para gelandang yang dimiliki AC Milan saat ini.

Beberapa nama berpotensi dilepas, sementara sejumlah pemain lain justru diproyeksikan menjadi pilar utama proyek jangka panjang Rossoneri.

Yang paling menarik adalah munculnya nama Ardon Jashari sebagai kandidat kuat otak permainan Milan di masa depan.

Dalam beberapa pekan terakhir, AC Milan terus dikaitkan dengan gelandang Sporting CP, Morten Hjulmand.

Bukan tanpa alasan, karena Amorim sangat mengenal kualitas pemain asal Denmark tersebut.

Hjulmand dianggap sebagai sosok ideal untuk menjalankan peran gelandang sentral dalam sistem permainan Amorim.

Kemampuannya mengatur tempo, membaca permainan, serta keseimbangan antara bertahan dan menyerang membuatnya menjadi salah satu pemain favorit sang pelatih.

Baca Juga:Siapa Domenico Teti? Calon Direktur Baru AC Milan Pilihan CardinaleTrevisani Minta AC Milan Manjakan Ruben Amorim: Tak Ada Pelatih yang Sukses di Klub yang Berantakan

Bahkan di Portugal sudah beredar kabar bahwa Hjulmand siap meninggalkan Sporting setelah mendapat janji dari klub untuk mempermudah kepindahannya pada bursa transfer musim panas ini.

Namun masalah utama tetap berada pada harga transfer.

Laporan dari Italia menyebutkan bahwa Sporting mematok harga sekitar 50 juta euro bagi klub-klub Liga Inggris.

Sementara untuk klub Italia, nilai transfernya bisa berada di kisaran 35 hingga 40 juta euro.

Meski lebih rendah, angka tersebut masih dianggap cukup tinggi bagi Milan yang sedang melakukan restrukturisasi organisasi dan harus berhitung cermat dalam mengelola anggaran transfer.

Karena itu, untuk saat ini Rossoneri belum menjadikan Hjulmand sebagai prioritas utama meskipun Amorim sangat menginginkannya.

Sementara perburuan Hjulmand masih menemui kendala, Amorim justru menemukan solusi dari dalam skuadnya sendiri.

0 Komentar