Jenazah Lansia Ditemukan Mengambang di Sumur Umum Kota Tasikmalaya

lansia ditemukan meninggal di sumur umum
Petugas Polres Tasikmalaya Kota bersama Tim Inafis dan Polsek Mangkubumi saat melakukan olah TKP di sumur umum Sambongjaya, Minggu (21/6/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Warga Babakan Domba, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia mengambang di sebuah sumur umum, Minggu (21/6/2026).

Korban diketahui bernama Een Hendrayani (63), warga setempat yang selama ini tinggal seorang diri.

Penemuan jenazah itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berupaya melakukan evakuasi sebelum petugas kepolisian datang ke lokasi.

Baca Juga:Liga Jabar Istimewa U-10 Regional Priangan Timur Saring Enam Tim Terbaik di Stadion Wiradadaha, ini HasilnyaYang Asli, yang Menang!

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.40 WIB oleh tetangganya, Iis Sumarni, saat melintas di sekitar sumur umum. Saat itu korban sudah dalam posisi mengambang di dalam sumur.

Melihat kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan warga lainnya, termasuk Resti Fauzia, untuk memberitahukan kejadian itu agar korban dapat dievakuasi.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto melalui Kapolsek Mangkubumi, Iptu Ipan Faisal, membenarkan adanya penemuan seorang perempuan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Mangkubumi.

“Iya, benar telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia di dalam sumur umum di wilayah Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi,” kata Iptu Jajang saat dikonfirmasi.

Petugas Polres Tasikmalaya Kota bersama Tim Inafis dan Polsek Mangkubumi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.

Dari hasil pemeriksaan luar, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Selain itu, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi.

Baca Juga:Honor Pendamping Kelurahan di Kota Tasikmalaya Telat, Nasibnya Digantung Dua BulanSTC 28 Tahun, Persaudaraan Vespa Jadi Magnet Ribuan Scooterist Hadir di Kota Tasikmalaya

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa lansia yang hidup seorang diri membutuhkan perhatian lebih dari keluarga maupun lingkungan sekitar.

Sebab, di balik sunyinya usia senja, risiko keadaan darurat sering kali datang tanpa ada yang mengetahui. (rezza rizaldi)

0 Komentar