Ia juga beberapa kali menjadi pemain kunci dalam perjalanan Juventus ke kompetisi Eropa.
Karena itulah, kabar mengenai kemungkinan reuni langsung memancing antusiasme sebagian pendukung Juventus.
Meski usianya tidak lagi muda, kualitas teknis dan visi bermain Dybala masih dianggap mampu memberikan perbedaan.
Baca Juga:Marco Materazzi: Ibrahimovic Interista Terbesar Sepanjang SejarahLegenda Inter Anggap Harga Marco Palestra Kemahalan: Rp1 Triliun untuk Bek Sayap Terlalu Berlebihan
Minat Juventus terhadap Dybala tidak muncul tanpa alasan. Klub asal Turin itu tengah mencari tambahan kreativitas untuk lini serang dan sektor gelandang ofensif.
Sejumlah target utama mereka tampaknya semakin sulit didapatkan.
Harapan untuk merekrut Bernardo Silva mulai memudar karena tingginya biaya transfer dan gaji sang pemain. Sementara itu, negosiasi terkait Brahim Diaz juga tidak berjalan mudah.
Dalam situasi tersebut, Dybala menjadi opsi yang menarik. Selain sudah memahami lingkungan Juventus, ia juga memiliki pengalaman besar di Serie A dan tidak memerlukan waktu adaptasi yang panjang.
Meski demikian, hingga saat ini kontak Juventus masih berada pada tahap penjajakan awal. Belum ada tawaran resmi yang diajukan kepada pemain maupun Roma.
Pertanyaan terbesar kini adalah apakah Juventus akan benar-benar bergerak serius atau hanya memanfaatkan situasi kontrak Dybala yang belum jelas.
Yang pasti, kabar ini berpotensi memberikan tekanan tambahan kepada Roma dalam proses negosiasi.
Jika Roma gagal mencapai kesepakatan dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin salah satu transfer paling mengejutkan musim panas ini akan terjadi: Paulo Dybala kembali mengenakan seragam hitam-putih Juventus setelah tiga tahun berpisah.
