TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID–Sejumlah akademisi Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya membantu penerapan teknologi fermentasi pakan berbasis M-Bio guna mendukung usaha peternakan domba. Dengan metode tersebut, produktivitas ternak menjadi meningkat dan berkelanjutan.
Penerapan tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Program Penerapan IPTEK Berbasis Masyarakat (PPIBM) yang mengusung tema “Pemberdayaan Santri melalui Teknologi Fermentasi Pakan M-Bio untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak Domba di Pondok Pesantren Al Muminun Cilembang Kota Tasikmalaya.”
Menggunakan dana dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsil, kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari santri dan pengelola Pondok Pesantren Al Mu’minun, Minggu (14/6/2026).
Baca Juga:Amir Mahpud Membangun Jembatan Politik dari TasikmalayaHasil Pekerjaan Tak Berfungsi, Proyek Ipal TPA Ciangir Kota Tasikmalaya Mencurigakan
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi fermentasi pakan berbasis M-Bio guna mendukung usaha peternakan domba yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Ketua Tim PkM, Prof Dr Hj Rina Nuryati Ir MP menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi fermentasi pakan merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pakan ternak sekaligus menekan biaya produksi peternak.
“Teknologi fermentasi pakan M-Bio dapat meningkatkan kecernaan dan kualitas nutrisi pakan, sehingga berdampak pada pertumbuhan dan produktivitas ternak. Harapannya, santri tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkannya sebagai bekal usaha di masa depan,” ujarnya.
Sebelum penyampaian materi, seluruh peserta mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal mengenai pakan ternak dan teknologi fermentasi.
Selanjutnya, para akademisi menyampaikan berbagai materi dari mulai konsep dasar fermentasi pakan, manfaat penggunaan M-Bio, serta peluang pengembangan usaha ternak domba di lingkungan pesantren.
Program tersebut menjadi bukti komitmen Unsil dalam mengimplementasikan hasil-hasil ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Diharapkan teknologi fermentasi pakan M-Bio dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan produktivitas ternak domba sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi Pondok Pesantren Al Muminun dan masyarakat sekitarnya.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi, pesantren, dan pelaku usaha peternakan menjadi langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang terampil, produktif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan pertanian dan peternakan berkelanjutan,” terangnya.
