Cuaca ekstrem menjadi salah satu kekhawatiran terbesar penyelenggara, terutama di sejumlah kota tuan rumah di Amerika Serikat.
Hal itu terlihat dari pertandingan persahabatan terakhir tim nasional Inggris melawan Kosta Rika yang harus ditunda akibat badai hebat di Orlando.
Laga pemanasan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Inter&Co pada pukul 16.00 waktu setempat tidak dapat dimulai sesuai rencana.
Baca Juga:Gattuso Inginkan Santiago Gimenez Gabung LazioMatias Soule: Penerus Dybala yang Gagal di AS Roma
Hujan deras yang disertai petir membuat lapangan tergenang air sehingga dinilai tidak aman bagi pemain maupun penonton.
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) kemudian mengeluarkan pernyataan resmi terkait penundaan tersebut.
“Pertandingan hari ini melawan Kosta Rika ditunda karena kondisi cuaca di Orlando. Kami akan memberikan informasi terbaru sesegera mungkin,” demikian pernyataan FA.
Insiden tersebut mengingatkan pada situasi serupa yang terjadi saat penyelenggaraan Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 di Amerika Serikat tahun lalu.
Saat itu, sejumlah pertandingan juga mengalami keterlambatan bahkan penghentian sementara akibat cuaca buruk dan ancaman petir.
Kondisi tersebut membuat banyak pihak khawatir cuaca dapat menjadi faktor yang memengaruhi jalannya Piala Dunia 2026.
Turnamen yang untuk pertama kalinya diikuti 48 negara itu akan berlangsung di berbagai wilayah dengan karakter cuaca yang berbeda-beda.
Meski demikian, FIFA tetap optimistis seluruh pertandingan dapat berjalan lancar.
Baca Juga:Dana Transfer Manchester City Menipis, Arsenal Kini Favorit Dapatkan Sandro Tonali Francesco Toldo: Saya Menolak Tawaran Atletico dan Barcelona demi Inter Milan
Dengan satu hari tersisa sebelum kick-off, perhatian dunia kini tertuju pada kesiapan tuan rumah dalam menghadapi tantangan di luar lapangan, mulai dari harga tiket yang menuai kritik hingga ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu jadwal pertandingan.
