Infantino Cueki Keluhan Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Rp972 Ribu Harga yang Masuk Akal

Gianni Infantino
Gianni Infantino Foto: Tangkapan layar Instagram@fifaworldcup
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Presiden FIFA, Gianni Infantino, menanggapi kritik yang terus bermunculan terkait harga tiket Piala Dunia 2026.

Menurutnya, harga tiket yang dipatok mulai dari 60 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp972 ribu masih tergolong wajar dan sesuai dengan mekanisme pasar.

Pernyataan itu disampaikan Infantino dalam konferensi pers menjelang pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Baca Juga:Gattuso Inginkan Santiago Gimenez Gabung LazioMatias Soule: Penerus Dybala yang Gagal di AS Roma

Ia menegaskan bahwa FIFA tidak berniat menurunkan harga tiket hanya untuk meredam kritik publik.

Menurut Infantino, menjual tiket dengan harga yang lebih murah justru berpotensi menciptakan masalah baru.

Tiket berisiko diborong oleh calo dan kemudian dijual kembali di pasar sekunder dengan harga yang jauh lebih tinggi.

“Pasar bekerja sebagaimana mestinya. Jika kami menjual tiket lebih murah, maka tiket itu akan berakhir di pasar sekunder dengan harga yang jauh lebih mahal,” ujar Infantino.

Ia menilai skema harga yang diterapkan saat ini justru bertujuan untuk mengurangi praktik spekulasi dan perdagangan tiket ilegal yang selama ini menjadi masalah dalam berbagai turnamen besar.

Lebih jauh, Infantino menegaskan bahwa seluruh pemasukan dari penjualan tiket akan digunakan kembali untuk mendukung perkembangan sepak bola dunia.

FIFA, kata dia, tidak menggunakan pendapatan tersebut untuk kepentingan komersial semata.

Baca Juga:Dana Transfer Manchester City Menipis, Arsenal Kini Favorit Dapatkan Sandro Tonali Francesco Toldo: Saya Menolak Tawaran Atletico dan Barcelona demi Inter Milan 

“Setiap dolar yang masuk akan diinvestasikan kembali untuk pengembangan sepak bola. Kami hanya memiliki satu turnamen besar setiap empat tahun, sementara pada 47 bulan lainnya kami terus mendanai program pengembangan sepak bola di berbagai negara,” katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa FIFA tidak terlalu terpengaruh oleh kritik mengenai mahalnya tiket pertandingan.

Organisasi sepak bola dunia itu tetap yakin kebijakan harga yang diterapkan sudah berada pada jalur yang benar.

Meski demikian, keluhan dari suporter masih terus bermunculan.

Banyak penggemar menilai biaya menonton langsung pertandingan Piala Dunia semakin sulit dijangkau, terutama jika ditambah dengan biaya perjalanan, akomodasi, dan kebutuhan lainnya selama turnamen berlangsung.

Di sisi lain, Piala Dunia 2026 juga menghadapi tantangan lain bahkan sebelum pertandingan pertama dimulai.

0 Komentar