Sementara itu, Kasubag Informasi dan Publikasi Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Iri Sofyan Sauri, mengatakan sosialisasi merupakan salah satu strategi perusahaan untuk mendekatkan pelayanan sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan calon pelanggan.
“Keberhasilan pengembangan layanan air minum tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh pemahaman masyarakat terhadap sistem pelayanan yang diberikan perusahaan daerah,” katanya.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus komunikasi langsung dengan masyarakat agar calon pelanggan memahami manfaat layanan air minum perpipaan serta prosedur yang harus ditempuh sebelum menjadi pelanggan resmi.
Baca Juga:Penuh Semangat!! Warga Karangjaya-Cineam Tasikmalaya Gotong Royong Bangun Sekretariat Serikat Petani PasundanUsai Kepala BGN Ditangkap, Aktivis KNPI Desak APH Bongkar Dugaan Penyimpangan Program MBG di Tasikmalaya
Iri menilai tingginya minat warga Babakan Mekar menjadi sinyal positif terhadap kepercayaan masyarakat kepada Perumda Tirta Sukapura. Kepercayaan tersebut, lanjutnya, harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang berkelanjutan.
“Kami melihat adanya keinginan kuat dari masyarakat untuk mendapatkan akses air bersih yang lebih baik,” tuturnya.
Melalui program ini, Perumda Tirta Sukapura berharap pengembangan pelanggan baru di Kampung Babakan Mekar dapat berjalan lancar. Selain memperluas akses air bersih, program tersebut juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dengan jumlah peminat mencapai 80 orang, Kampung Babakan Mekar berpotensi menjadi salah satu kawasan pengembangan pelanggan baru Perumda Tirta Sukapura di Kecamatan Sukaraja.
“Ke depan, perusahaan akan terus melakukan pendataan, kajian teknis, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat guna memastikan layanan air bersih dapat dinikmati secara optimal dan berkelanjutan,” tandasnya. (obi)
