BKMM DMI Cibeureum Regenerasi Pengurus, Majelis Taklim Tak Mau Tertinggal di Era Digital

pelantikan pengurus BKMM DMI Cibeureum
Pimpinan Ranting BKMM DMI se-Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Chronos Coffee, Sabtu (6/6/2026). Firgiawan/Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Program tersebut diharapkan menjadi sarana menjaga kesehatan sekaligus memperluas keterlibatan jamaah.

“Jamaah tidak hanya diajak memahami nilai-nilai keagamaan, tetapi juga sehat lahir dan batin. Kami ingin perempuan menjadi pribadi yang berdaya, berwawasan dan memiliki keterampilan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Cibeureum Mohammad Anwar Safaat mengapresiasi kiprah BKMM yang selama ini aktif membina masyarakat melalui berbagai kegiatan pengajian di tingkat kelurahan.

Baca Juga:Parkir Kota Tasikmalaya Dikelola Yayasan, Harapan Tertib Mengaspal di Empat Ruas Jalan StrategisBSMSS 2026 Garap Jalan 1,5 Kilometer di Salawu, Akses Warga Jahiang Tasikmalaya Mulai Keluar dari Kubangan

Menurutnya, majelis taklim memiliki posisi strategis sebagai ruang berbagi pengetahuan, penguatan silaturahmi, serta penyebaran berbagai potensi yang dimiliki masyarakat.

“Potensi-potensi yang ada bisa disebarluaskan melalui forum-forum pengajian di masing-masing wilayah. Kegiatan seperti ini juga mampu mempererat ukhuwah dan memperkuat kebersamaan antarjamaah,” tuturnya.

Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi antar ranting sehingga program-program BKMM semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, majelis taklim pun dituntut tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang pemberdayaan yang mampu menjawab kebutuhan zaman.

Sebab, dakwah yang bertahan bukan yang sekadar ramai di mimbar, melainkan yang hidup dan tumbuh bersama jamaahnya. (firgiawan)

0 Komentar