TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Informatika berkolaborasi dengan Jurusan Gizi dan Teknik Sipil Universitas Siliwangi (Unsil) menerapkan digitalisasi layanan kesehatan di Puskesmas Kahuripan, Kota Tasikmalaya.
Program bertajuk “Optimalisasi Layanan Kesehatan dengan Penerapan SiJeJar: Sistem Pelaporan Terintegrasi Jejaring” itu digelar di Aula Puskesmas Kahuripan dengan pendanaan DIPA Universitas Siliwangi Tahun 2026.
SiJeJar dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pelaporan kesehatan berjenjang dari posyandu dan jejaring fasilitas kesehatan ke puskesmas. Sistem tersebut memungkinkan data disajikan secara lebih cepat dan akurat serta dapat dipantau untuk kebutuhan evaluasi secara real-time.
Baca Juga:Defisit APBD Kota Tasikmalaya Membengkak Jadi Rp89,35 MiliarKUA–PPAS 2027 dan Ujian Keberpihakan Anggaran: Apakah Pagu OPD Sudah Mengikuti Prioritas?
Kepala Puskesmas Kahuripan H. Asep Rahmadiana mengapresiasi penerapan teknologi yang dilakukan Tim PkM Unsil. Menurutnya, digitalisasi dapat membantu mengurangi birokrasi administrasi fisik yang selama ini membutuhkan waktu.
Ketua Tim PkM Unsil Siti Yuliyanti mengatakan SiJeJar dirancang agar mudah digunakan oleh tenaga kesehatan dan jejaring di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan.
“Kami berharap integrasi dan visualisasi data ini tidak hanya mempercepat proses pelaporan, tetapi juga menjadi instrumen utama bagi manajemen puskesmas dalam mengambil keputusan klinis maupun kebijakan kesehatan masyarakat secara tepat berbasis data,” ujar Siti Yuliyanti.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan dan demonstrasi penggunaan SiJeJar yang dipimpin Vega Purwayoga bersama Azmi. Sebanyak 25 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, bidan, perawat, dan staf administrasi Puskesmas Kahuripan mengikuti pelatihan tersebut.
Tim dosen dan mahasiswa yang terdiri dari Yusrima, Zakwan, dan Latif kemudian memberikan bimbingan teknis secara langsung. Peserta didampingi dalam melakukan simulasi penginputan data hingga menampilkan grafik kesehatan pada dashboard.
Melalui penerapan SiJeJar, Puskesmas Kahuripan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan berbasis data. Program tersebut juga diharapkan menjadi percontohan bagi puskesmas lain di Kota Tasikmalaya. (rls)
