Demy Anggaran!

Demy rahayu
Demy Rahayu
0 Komentar

Dan ketika semuanya selesai, ia pula yang menyusun laporan. Memberi informasi keuangan kepada publik. Dengan bahasa angka. Bukan retorika.

Menariknya, namanya sendiri sudah seperti ringkasan tugasnya. Demy berarti “untuk”.

Rahayu berarti “keselamatan” atau “kesejahteraan”.

Seakan-akan sejak lahir ia memang ditakdirkan bekerja “untuk kesejahteraan”. Bukan dengan pidato. Tapi dengan angka.

Baca Juga:Gaji Selamat, Pelayanan Tamat!Uriarte Didiskualifikasi, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 4 Klasemen Kejuaraan Dunia Moto3

Di era politik yang ramai bicara, Demy memilih sunyi. Di tengah perebutan panggung, ia tetap di balik meja.

Namun semua orang tahu satu hal:

tanpa tanda tangannya, banyak program tidak akan pernah berjalan. Ia tidak perlu terkenal. Karena anggaran sudah mengenalnya dengan sangat baik.

Kabid Anggaran adalah penjaga arah.

Ia menganalisis keuangan daerah:

Dana cadangan, investasi, bahkan pinjaman. Ia mengawasi pelaksanaan anggaran. Ia mengevaluasi: mana yang efektif, mana yang mubazir.

Ia berkoordinasi dengan SKPD. Ia menyusun laporan. Ia menjelaskan angka-angka itu kepada publik—dengan bahasa yang sering kali tidak ramah.

Yang tidak selalu ada adalah keberanian keluar dari kebiasaan. Anggaran, kalau terlalu nyaman, bisa jadi sekadar rutinitas.

Disusun tepat waktu. Disahkan tepat jadwal. Tapi lupa bertanya: apakah ia benar-benar menjawab masalah? (red)

0 Komentar