Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Tasikmalaya Yogi Subarkah mengatakan sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli merupakan titik yang sebelumnya dilaporkan masyarakat karena dianggap meresahkan lingkungan sekitar.
“Patroli ini dilakukan berdasarkan informasi yang kami terima dari masyarakat. Kemungkinan besar warga sudah merasa resah sehingga kami segera melakukan tindak lanjut,” tuturnya.
Yogi mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Baca Juga:Hari Pertama Kembali Jadi Wali Kota Tasikmalaya Usai Cuti Haji, Viman Temui Ulama SepuhTemuan DPRD Kota Tasikmalaya Ditindaklanjuti, DLH Kebut Perbaikan IPAL TPA Ciangir
Menurutnya, Satpol PP telah menyiapkan tim patroli harian untuk merespons berbagai laporan warga.
“Setiap hari kami memiliki tim patroli yang bertugas di lapangan. Tidak hanya menangani persoalan miras, tetapi juga berbagai kejadian lain yang memerlukan penanganan cepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan berbagai instansi terkait terus diperkuat guna mempersempit ruang peredaran miras dan menjaga kondusivitas wilayah.
Temuan 177 botol miras dalam satu malam patroli pun menjadi gambaran bahwa peredaran minuman keras masih berupaya mencari celah di tengah pengawasan yang semakin diperketat.
“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk sektor pariwisata, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (rezza rizaldi)
