RADARTASIK.ID – AC Milan kembali mendapat pukulan dalam pencarian pelatih baru untuk musim depan.
Setelah gagal meyakinkan beberapa kandidat utama, Rossoneri kini harus menerima penolakan dari legenda Barcelona, Xavi Hernandez.
Menurut laporan pakar transfer Italia Matteo Moretto, Xavi menolak tawaran Milan meski namanya masuk dalam daftar pelatih yang dihubungi langsung oleh manajemen klub.Penolakan tersebut menjadi kabar buruk terbaru bagi Milan yang sedang berupaya membangun proyek baru setelah berpisah dengan Massimiliano Allegri.
Baca Juga:Dejan Stankovic Tak Ingin Anaknya Cuma Jadi Pemain Cadangan Inter MilanMassimiliano Allegri: Pelatih Baru Napoli yang Dibenci Penggemarnya Sendiri
Moretto mengungkapkan bahwa alasan utama Xavi menolak Milan adalah karena mantan gelandang timnas Spanyol itu lebih tertarik melatih tim nasional setelah Piala Dunia 2026.
Xavi disebut belum ingin kembali menangani klub dalam waktu dekat, meski sudah dua tahun menganggur sejak meninggalkan Barcelona.
Situasi ini cukup mengejutkan karena Milan disebut sangat serius mencoba membawanya ke San Siro.
Bahkan Zlatan Ibrahimovic, yang memiliki hubungan baik dengan Xavi sejak masih bermain bersama, dikabarkan ikut mendorong proses pendekatan tersebut.
Namun usaha itu tetap gagal membuahkan hasil.
Penolakan Xavi menjadi yang kedua diterima Milan hanya dalam hitungan hari.
Sebelumnya, Andoni Iraola juga memilih menolak pendekatan Rossoneri. Pelatih asal Spanyol tersebut lebih tertarik melanjutkan karier di Jerman bersama Bayer Leverkusen.
Nama Iraola sebenarnya sempat menjadi salah satu kandidat kuat pengganti Allegri karena gaya bermain modern dan kemampuannya mengembangkan pemain muda.
Baca Juga:Usai Era “One Man Show” Paolo Maldini, AC Milan Tak Lagi Jadi Sorotan Sepak Bola EropaUsai Rekrut Anthony Gordon, Deco Kebut Boyong Striker Atletico Madrid ke Barcelona
Namun ketidakjelasan proyek Milan diyakini membuat sejumlah pelatih mulai ragu menerima tawaran dari klub Italia tersebut.
Dalam beberapa pekan terakhir, manajemen Milan memang mendapat banyak kritik terkait arah proyek baru klub.
Perubahan besar di internal klub yang dipimpin Gerry Cardinale dianggap belum menunjukkan strategi yang jelas.
Kondisi itu membuat proses pencarian pelatih berjalan lambat dan penuh ketidakpastian.
Jurnalis Italia Andrea Distaso bahkan menyebut Milan bergerak “tanpa arah yang jelas” setelah melakukan perombakan besar di struktur manajemen.
Situasi tersebut dinilai ikut memengaruhi ketertarikan para pelatih top Eropa terhadap Rossoneri.
Meski gagal diincar Milan, nama Xavi tetap memiliki daya tarik besar di dunia sepak bola Eropa.
