Dejan Stankovic Tak Ingin Anaknya Cuma Jadi Pemain Cadangan Inter Milan

Aleksandar Stankovic
Aleksandar Stankovic Foto: Tangkapan layar Instagram@alestankovic
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Masa depan Aleksandar Stankovic bersama Inter Milan masih belum pasti.

Namun sang ayah, legenda Nerazzurri Dejan Stankovic, memberikan pesan yang cukup jelas: putranya harus memilih klub yang memberinya kesempatan bermain reguler, bukan hanya duduk di bangku cadangan.

Aleksandar baru saja menutup musim gemilang bersama Club Brugge.

Gelandang muda Serbia itu sukses membantu Brugge menjuarai liga sekaligus meraih penghargaan pemain muda terbaik musim ini.

Baca Juga:Usai Rekrut Anthony Gordon, Deco Kebut Boyong Striker Atletico Madrid ke BarcelonaFlorentino Perez Tak Ingin Madrid Kehilangan Vinicius Jr: Dia Salah Satu Pemain Terbaik di Dunia

Penampilan impresif tersebut membuat Inter memutuskan untuk mengaktifkan kembali kepemilikan sang pemain.

Dalam beberapa hari ke depan, manajemen Nerazzurri disebut akan menggelar pertemuan penting untuk menentukan rencana masa depan Aleksandar.

Di satu sisi, Inter tertarik mempertahankan pemain jebolan akademi mereka itu untuk melihat sejauh mana perkembangannya setelah menjalani musim luar biasa di Belgia.

Namun di sisi lain, tawaran dari klub-klub lain juga mulai berdatangan dan berpotensi menghasilkan keuntungan besar bagi Inter.

Di tengah ketidakpastian itu, Dejan Stankovic memberikan pandangan yang diyakini bisa memengaruhi keputusan putranya.

Dalam podcast Mozzart Sport 2×45, mantan gelandang Inter tersebut menegaskan bahwa hal terpenting bagi Aleksandar saat ini adalah kontinuitas bermain.

Harus Bermain Sebagai Starter

Dejan menilai perkembangan seorang pemain muda tidak ditentukan oleh nama besar klub semata, tetapi oleh kesempatan bermain secara konsisten.

Baca Juga:Gasperini Minta Pemilik AS Roma Perpanjang Kontrak Lorenzo PellegriniCardinale Diminta Tak Bicara Sembarangan Soal Galliani dan Maldini: Casa Milan Bisa Runtuh

“Dia harus memiliki kontinuitas. Hanya itu yang penting,” kata Dejan.

Menurut pria yang pernah menjadi ikon Inter tersebut, Aleksandar tidak perlu terobsesi melampaui pencapaiannya sebagai pemain.

“Dia tidak harus berpikir untuk melewati jumlah trofi saya. Dia hanya perlu melampaui dirinya sendiri,” lanjutnya.

Dejan kemudian membandingkan perjalanan kariernya sendiri yang berlangsung sangat panjang di level tertinggi.

“Saya bermain 16 sampai 17 tahun di Serie A dan empat tahun di Red Star. Total sekitar 20 tahun karier. Jika Aleksandar bisa bermain 15 atau 16 tahun di level tinggi sebagai starter secara konsisten, maka dia sudah melampaui saya,” ujarnya.

Pernyataan itu dianggap sebagai sinyal jelas bahwa Dejan tidak ingin putranya hanya menjadi pelapis di skuad Inter yang penuh persaingan.

0 Komentar