Gerakkan Bank Sampah Digital, Duta Lingkungan Jawa Barat Temui Istri Bupati Tasikmalaya

Bank sampah digital tasikmalaya
. Duta Lingkungan Jawa Barat perwakilan Kabupaten Tasikmalaya, Risna Nurhajani foto bersama istri Bupati Tasikmalaya, Hj Retno Widyastuti, Selasa (18/5/2026) lalu. (IST)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tidak hanya mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui kampanye semata, para Duta Lingkungan Jawa Barat perwakilan Kabupaten Tasikmalaya juga terlibat langsung menjalankan berbagai program lingkungan yang berdampak di masyarakat.

Salah satunya melalui program pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan yang dijalankan bersama masyarakat maupun sekolah.

Salah seorang Duta Lingkungan Jawa Barat perwakilan Kabupaten Tasikmalaya, Risna Nurhajani, mengatakan salah satu program yang telah dijalankan yakni Kurwa (Kuras Walungan), berupa kegiatan bersih-bersih solokan di wilayah Desa Sukaasih, Kecamatan Singaparna.

Baca Juga:Dua Sasana Taijiquan Resmi Berdiri di Kota TasikmalayaFoto yang Menjelaskan Semua Tentang PPP Kota Tasikmalaya!

Program tersebut kemudian berkembang menjadi penyediaan bank sampah digital bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya.

Risna menjelaskan, program tersebut awalnya difokuskan pada kegiatan membersihkan saluran air dan parit yang dipenuhi sampah. Setelah berjalan cukup lama, pihaknya bersama DLH Kabupaten Tasikmalaya kemudian menghadirkan sistem bank sampah digital bagi masyarakat setempat.

“Dengan adanya tabungan sampah digital ini, sampah sudah tidak terlihat lagi bahkan sudah tidak ada sampah di solokan atau parit yang ada di Desa Sukaasih tersebut,” ujar Risna, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, masyarakat kini dapat menabung sampah melalui sistem digital yang terhubung dengan aplikasi pemerintah daerah. Program tersebut dinilai efektif dalam mengurangi sampah di lingkungan warga.

Selain pengelolaan sampah, Risna juga aktif melakukan sosialisasi lingkungan ke berbagai sekolah di Kabupaten Tasikmalaya. Edukasi yang diberikan di antaranya mengenai pengurangan penggunaan plastik sekali pakai melalui kebiasaan membawa tumbler, wadah makan sendiri, serta tas belanja guna ulang.

“Kita memulai dari kebiasaan pemakaian plastik karena satu orang bisa perharinya menghasilkan banyak plastik,” katanya.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga tengah mempersiapkan program bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026. Selain itu, Duta Lingkungan Jawa Barat juga akan mendukung program sekolah Adiwiyata di SMPN 1 Padakembang.

Baca Juga:Drama Muscab PPP yang Melelahkan Itu Pun BerakhirDoktor Politik!

Risna menuturkan, kegiatan bersih-bersih lingkungan dipilih karena dirinya ingin menciptakan lingkungan yang bebas sampah seperti yang telah diterapkan di Desa Sukaasih.

Ia menambahkan, sejauh ini pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang dijalankan para duta lingkungan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menjaga lingkungan di Kabupaten Tasikmalaya.

0 Komentar