Namun kondisi keuangan klub membuat situasi berubah.
Nilai pasar Koné kini melonjak drastis dan diperkirakan berada di angka 50 hingga 55 juta euro atau sekitar Rp850 miliar sampai Rp935 miliar.
Dengan usia muda dan performa yang terus berkembang, ia menjadi salah satu pemain Roma yang paling diminati di Eropa.
Inter Milan menjadi salah satu klub yang terus memantau perkembangan Koné dan sempat mencoba merekrutnya musim panas lalu, tetapi Roma menolak membuka negosiasi.
Baca Juga:Cardinale Tak Puas dengan Kinerja Manajemen AC Milan: Furlani Terancam DicopotTiga Tuntutan Allegri ke Pemilik AC Milan: Kurangi Pengaruh Ibrahimovic, Bawa Pulang Galliani
Kini peluang transfer bisa kembali terbuka, terutama jika Inter kehilangan Davide Frattesi atau Henrikh Mkhitaryan pada musim panas nanti.
Pemain ketiga yang berpotensi dijual adalah kiper Mile Svilar. Penjaga gawang asal Serbia itu tampil luar biasa dalam dua musim terakhir dan mulai disebut sebagai salah satu kiper terbaik di Serie A.
Roma mendapatkan Svilar secara gratis dari Benfica pada 2022. Ia pertama kali direkrut atas rekomendasi Jose Mourinho sebelum berkembang pesat di era Daniele De Rossi.
Musim panas lalu, Roma sebenarnya sudah memperpanjang kontrak Svilar hingga 2030 dengan kenaikan gaji menjadi 4 juta euro per musim.
Hal itu menunjukkan bahwa klub sangat percaya pada kualitas kiper kelahiran 1999 tersebut.
Namun situasi Financial Fair Play membuat Roma tetap membuka kemungkinan menjualnya jika ada tawaran besar.
Nilai pasar Svilar saat ini diperkirakan mencapai 45 hingga 50 juta euro atau sekitar Rp765 miliar sampai Rp850 miliar.
Baca Juga:Roberto Baggio: Inter Seperti Ferrari yang Disupiri Polisi Lalu LintasAC Milan vs Cagliari: Allegri Cadangkan Pemain Loyalis Ibrahimovic
Klub-klub Premier League disebut paling serius memantau situasinya dan proposal resmi diyakini bisa datang dalam waktu dekat.
Kini Roma berada dalam posisi sulit. Di satu sisi mereka ingin mempertahankan pemain-pemain terbaik demi bersaing di Liga Champions, tetapi di sisi lain tekanan Financial Fair Play memaksa klub mencari pemasukan besar dalam waktu singkat.
Bursa transfer musim panas nanti pun diperkirakan akan menjadi salah satu periode paling menentukan bagi masa depan proyek AS Roma.
