Skenario pertama adalah menjadi pemegang saham minoritas dengan kepemilikan sekitar 10 hingga 25 persen. Dalam model ini, RedBird tetap mengendalikan klub, sementara keluarga Ellison membantu pendanaan stadion dan pengembangan bisnis global Milan.
Skenario kedua lebih ambisius: akuisisi mayoritas atau pembelian penuh klub pada periode 2029 hingga 2030, setelah proyek stadion baru selesai dibangun.
Dalam kondisi itu, RedBird bisa saja menjual Milan untuk mendapatkan keuntungan investasi besar.
Baca Juga:Jurnalis Italia: AC Milan Lebih Punya Peluang Raih Scudetto Tanpa Rafael LeaoDongeng dari Jerman, SV Elversberg Cetak Sejarah Promosi ke Bundesliga
Sementara skenario ketiga adalah mundurnya minat keluarga Ellison jika proyek stadion baru gagal terealisasi.
Karena itu, masa depan Milan kini bukan hanya ditentukan hasil di lapangan, tetapi juga keberhasilan mereka membangun era baru secara bisnis dan infrastruktur.
