Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions, Spalletti Dinilai Lebih Buruk dari Igor Tudor

Luciano Spalletti
Luciano Spalletti Foto: Tangkapan layar DAZN
0 Komentar

Begitu pula dalam tiga musim kedua Massimiliano Allegri, di mana Juventus sempat finis keempat sebelum dihukum pengurangan poin akibat kasus plusvalenze.

Saat ini, Juventus berada di posisi keenam klasemen dan terancam gagal tampil di kompetisi elite Eropa.

Jika posisi itu bertahan hingga akhir musim, maka ini akan menjadi performa terburuk klub sejak musim 2010/2011.

Baca Juga:Rayakan Scudetto, Thuram Bawa Spanduk Fans Inter Milan Balas Ejekan Ambrosini Tahun 2007 SilamSyarat AC Milan, AS Roma, Como, dan Juventus Lolos ke Liga Champions

Bagi klub sebesar Juventus, kegagalan seperti itu dianggap tidak bisa diterima.

Sorotan terbesar tentu mengarah kepada Luciano Spalletti. Pelatih yang sebelumnya diharapkan membawa revolusi justru dinilai gagal memberikan perubahan signifikan.

Minchiotti bahkan menyebut Spalletti bisa lebih buruk dibanding Igor Tudor.

Perbandingan itu muncul karena Tudor sebelumnya mampu memperbaiki situasi Juventus dan membawa mereka finis di zona Liga Champions setelah menggantikan Thiago Motta.

Sebaliknya, Spalletti kini justru berada di ambang kegagalan total.

“Jika Juventus gagal lolos ke Liga Champions, maka Spalletti melakukan hal yang lebih buruk dibanding Tudor,” tulis Minchiotti dalam analisanya.

Kekecewaan terhadap Juventus musim ini tidak hanya ditujukan kepada pelatih. Minchiotti menilai kegagalan ini merupakan tanggung jawab seluruh elemen klub.

Mulai dari pemilik klub, manajemen, pemain, hingga staf pelatih dianggap sama-sama berkontribusi terhadap keterpurukan Bianconeri.

Skuad Juventus dinilai kehilangan karakter yang selama bertahun-tahun menjadi identitas mereka: kuat, konsisten, dan haus kemenangan.

Baca Juga:Media Italia: Inter Milan Ragu Bawa Pulang Aleksandar StankovicJurnalis Italia Tuding Ibrahimovic Biang Kerok Kehancuran AC Milan

Kini, dengan satu pertandingan tersisa, Juventus masih memiliki secercah harapan. Namun situasi mereka sangat rumit dan penuh tekanan.

Jika gagal lolos ke Liga Champions, musim 2025/2026 akan dikenang sebagai salah satu periode paling kelam dalam sejarah modern Juventus.

0 Komentar