Masalah utama ada pada nominal gaji. Juventus hanya bersedia menawarkan kontrak jangka pendek selama dua tahun dengan nilai €6 juta per musim atau sekitar Rp102 miliar per tahun.
Sementara pihak Vlahovic meminta bayaran minimal €8 juta per musim, setara sekitar Rp136 miliar per tahun.
Perbedaan sekitar Rp34 miliar per musim itu membuat pembicaraan berjalan alot dan membuka kemungkinan perpisahan pada musim panas mendatang.
Baca Juga:Vieri Peringatkan Inter: Trofi Coppa Italia Bisa Selamatkan Musim Buruk LazioEra Kegelapan AC Milan Bersama Cardinale: Revolusi Tanpa Maldini Hanya Hasilkan Satu Gelar Piala Super Italia
Di tengah ketidakpastian tersebut, Juventus mulai bergerak mencari opsi penyerang baru.
Salah satu nama yang disebut masuk radar adalah Robert Lewandowski, yang masa depannya bersama FC Barcelona juga mulai dipertanyakan.
Sementara itu, kubu Vlahovic juga aktif mencari peluang di luar Italia.
Menurut jurnalis transfer Italia, Nicolò Schira, seorang perantara telah menawarkan Vlahovic kepada Atlético Madrid dalam beberapa hari terakhir.
Klub asuhan Diego Simeone itu memang tengah mencari tambahan kekuatan di lini depan untuk musim depan.
Gaya bermain agresif dan fisik Vlahovic dianggap cocok dengan karakter permainan Atlético Madrid.
Jika negosiasi kontrak dengan Juventus benar-benar gagal, peluang pindah ke La Liga bisa menjadi jalan baru bagi karier Vlahovic dalam beberapa pekan ke depan.
