Dalam wacana tersebut, Yildiz akan pindah ke Santiago Bernabeu, sementara Juventus mendapatkan Brahim Díaz dan Gonzalo García.
Brahim Diaz sendiri merupakan gelandang serang kreatif yang pernah bermain untuk AC Milan sebelum kembali ke Real Madrid.
Sementara Gonzalo Garcia dianggap sebagai salah satu striker muda potensial akademi Los Blancos.
Baca Juga:Vieri Peringatkan Inter: Trofi Coppa Italia Bisa Selamatkan Musim Buruk LazioEra Kegelapan AC Milan Bersama Cardinale: Revolusi Tanpa Maldini Hanya Hasilkan Satu Gelar Piala Super Italia
Meski begitu, banyak pihak menilai Juventus seharusnya meminta lebih dari sekadar dua pemain tersebut.
Jika Real Madrid benar-benar serius memboyong Yildiz, maka Juventus dinilai perlu memasukkan nama Nico Paz dalam negosiasi.
Nico Paz saat ini tengah bersinar bersama Como 1907 setelah dipinjamkan oleh Real Madrid.
Gelandang serang asal Argentina kelahiran 2004 itu tampil impresif dan dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.
Real Madrid sendiri memiliki klausul pembelian kembali untuk Nico Paz.
Klub ibu kota Spanyol itu bisa memulangkannya dengan harga €9 juta atau sekitar Rp153 miliar pada musim panas 2025. Nilai tersebut naik menjadi €10 juta (Rp170 miliar) pada 2026 dan €11 juta (Rp187 miliar) pada 2027.
Selain itu, Real Madrid juga masih memegang 50 persen hak penjualan kembali sang pemain dan memiliki hak untuk menyamai tawaran dari klub lain.
Situasi itu membuat Juventus diyakini harus bergerak cepat jika benar-benar ingin menjadikan Nico Paz sebagai bagian dari kesepakatan transfer Yildiz.
Baca Juga:Jelang Laga Final Coppa Italia Lawan Inter, Maurizio Sarri Jadi Incaran Napoli dan AtalantaBiasin: Bukan Uang Indonesia yang Buat Como Lolos ke Kompetisi Eropa, Tapi Ide
Bagi fans Juventus, kehilangan Kenan Yildiz tentu akan menjadi pukulan besar.
Namun, kedatangan pemain muda berbakat seperti Nico Paz bisa sedikit meredakan kekecewaan dan membuka era baru bagi proyek masa depan Si Nyonya Tua.
